Cakrawala News
Portal Berita Online

Peringati May Day, Buruh Bergembira dan Ziarah

78

CIANJUR,CAKRAWALA.CO – HARI Buruh Internasional di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, diisi berbagai kegiatan yang bersifat edukatif dan atraktif sesuai tema May Day is Fun Day berlangsung di halaman parkir salah satu pusat perbelanjaan. Bahkan disiapkan pula panggung beserta organ tunggal.

“Jadi, dalam May Day atau Hari Buruh Internasional kali ini, Polres Cianjur, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, serta korlap dari serikat buruh sepakat mengakomodasi kegiatan ini di satu titik,” kata Kapolres Cianjur AKBP Soliyah, selasa (1/5).

“Estimasi buruh yang aksi hari ini (kemarin) sekitar 200 orang. Tadi ada yang orasi, tapi juga ada aksi simpatik dengan cara membagi-bagikan bunga mawar termasuk yang berziarah ke makam salah seorang tokoh di Cipanas,” jelas Kapolres Cianjur.

Lanjut soliyah, disiapkan panggung beserta organ tunggal untuk menghibur para buruh. Tujuannya, Hari Buruh Internasional itu tak harus dilakukan dengan cara berdemonstrasi. “Kita adakan hiburan ini dengan tujuan menghibur buruh. Mereka harus ikut bergembira. Mereka juga akan merasa diperhatikan pemerintah,” ujarnya.

Koordinator Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) Kabupaten Cianjur, Heru Gustiar, mengatakan isu populis buruh dari tahun ke tahun yakni soal upah. Pasalnya, sejauh ini upah yang diterima buruh tak sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

“Pertama yang kami selalu perjuangkan adalah wacana mewujudkan upah layak nasional. Artinya, harus sudah ada penetapan upah bagi buruh itu sama rata dari Sabang sampai Merauke. Jadi tidak ada yang dibeda-bedaka. Kami sudah memperjuangkan mewujudkan ini sejak 2014 lalu,” kata Heru di sela-sela aksi demo di Tugu Lampu Gentur.

Tuntutan kedua yang saat ini banyak dipersoalkan yakni Peraturan Pemerintah Nomor 78/2015. Inti tuntutannya yakni soal formulasi upah.

“PP Nomor 78/2015 itu menyengsarakan kelas pekerja atau buruh. Apalagi di saat sekarang, harga kebutuhan pokok semakin besar,” tandasnya***(TimCjr)

Comments are closed.