Cakrawala News
Portal Berita Online

Peringati Hari Donor Darah Sedunia, Kompol Ardian Ajak Masyarakat Lakukan Donor

0 42

JAKARTA – Dalam rangka menyambut Hari Donor Darah Sedunia (HDDS) yang diperingati setiap tanggal 14 Juni setiap tahunnya, para Peserta Didik (Serdik) Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri mengadakan Kegiatan Donor Darah.

Tanggal 14 Juni ditetapkan karena merupakan hari kelahiran Karl Landsteiner, pemenang hadiah Nobel yang menemukan sistem golongan darah A, B, dan O.

Berdasarkan data Badan Kesehatan Dunia (WHO), ketersediaan darah untuk donor secara ideal adalah 2,5 % dari Jumlah Penduduk. Menurut data statistik Kementerian Dalam Negeri 2021, jumlah penduduk Indonesia tercatat 273.879.750 jiwa, artinya Indonesia membutuhkan ketersediaan 6.846.994 kantong darah setiap tahunnya.

Sementara, dari data Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat per tanggal 12 Juni 2022, persediaan darah hanya 86.0088 kantong darah dengan perincian Golongan Darah A+ 15.920 kantong, Golongan Darah B+ 26.876 kantong, Golongan Darah 0+ 33.252 kantong, dan Golongan Darah AB+ sebanyak 10.040 kantong.

Pria boleh mendonorkan darahnya setiap 12 minggu (3 bulan) dan wanita dapat memberikan darahnya setiap 16 minggu (empat bulan)—maksimal 5 kali dalam setahun karena pria biasanya memiliki lebih banyak persediaan zat besi daripada wanita. Biasanya, darah yang akan didonorkan berjumlah 480 mililiter.

Dilansir dari situs resmi di PMI Jakarta, bagi anda yang pernah atau bahkan rutin melakukannya memiliki 22 manfaat, yaitu
1. Bentuk kepeduliaan terhadap sesama,
2. Memperpanjang hidup orang lain,
3. Membantu hidup orang lain,
4. Satu kantong darah dapat menyelamatkan 3 nyawa,
5. Membantu menurunkan berat badan,
6. Membantu membakar kalori,
7. Deteksi dini resiko kesehatan,
8. Melindungi jantung,
9. Mencegah stroke,
10. Mengatur kontrol kesehatan,
11. Meningkatkan sel darah merah,
12. Meningkatkan kapasitas paru-paru dan ginjal,
13. Meningkatkan kesehatan psikologis,
14. Membantu sirkulasi darah,
15. Memaksimalkan darah dalam paru-paru,
16. Menurunkan zat seng dalam darah,
17. Memperbaiki sel darah baru,
18. Mencegah resiko kesehatan,
19. Mencegah penyakit langka,
20. Menghilangkan kaku di pundak, dan
21. Mengalahkan kelebihan zat besi, serta
22. Mengetahui lebih lanjut tentang tipe darah individu.

Atas dasar itulah, seorang anggota kepolisian Kompol Ardian Satrio Utomo juga telah lama rutin mendonorkan darahnya di PMI Kota Bandung Jalan Aceh no 79 Cihapit kec Bandung Wetan Kota Bandung.

Dengan seragam lengkap, perwira satu melati di pundak itu mengakui bahwa kegiatan donor darah sudah dijalaninya selama 5 tahun terakhir. Manfaat bugar memang bukan alasan utama Ardian untuk mendonorkan darahnya, Ardian menyebut stok darah dari pendonor relatif masih rendah di Indonesia.

“Untuk itulah saya sadar, bahwa dengan melakukan donor, kita akan sedikit membantu,” ujar Ardian.

Ia juga menyebut, kebutuhan darah saat pandemi itu sangat banyak, sehingga ia mendedikasikan dirinya untuk menjadi pendonor. “Kami bersama rekan yang lain selalu mengajak masyarakat untuk mendonorkan darah,” jelas Ardian, yang saat ini menempuh pendidikan sebagai Serdik Sespimmen angkatan 62.

Kegiatan Donor Darah itu kata Ardian, juga dilakukan oleh seluruh Serdik Sespimmen dengan memanfaatkan waktu libur. “Kegiatan donor darah ini merupakan wujud penerapan nilai-nilai sosial bagi seluruh Serdik Sespimmen Dikreg ke-62 T.A 2022 yang saat ini sedang menempuh pendidikan. Selain kegiatan donor darah, juga banyak kegiatan-kegiatan sosial lain, yang diharapkan dapat dilakukan oleh Serdik Sespimmen Dikreg ke-62,” terangnya.

Meski angka kasus Covid-19 semakin turun, tak membuat kebiasaan Kompol Ardian Satrio Utomo surut. Ia menyebut jika, berdonor menjadikan dirinya lebih sehat dan tentu bermanfaat bagi orang lain untuk kemanusiaan. “Yang pasti dengan donor bisa membuat kita lebih sehat, sel darah kita akan beregenerasi. Selain itu tentu bisa membantu orang lain yang tengah membutuhkan darah, Mengingat, aksi kemanusiaan ini bisa dilakukan oleh semua orang dan untuk kepentingan orang lain,” tandasnya.

“Kegiatan donor darah ini juga bermanfaat untuk kesehatan. Selain memperlancar aliran darah juga mencegah penyumbatan arteri, sehingga orang yang mendonorkan darahnya kira-kira mampu menurunkan serangan jantung hingga 88 persen. Itu yang saya baca manfaatnya,” pungkasnya. (sdk)

Leave A Reply

Your email address will not be published.