Cakrawala News
Portal Berita Online

Peringati Harganas, KPID JABAR Dorong Konten Siaran Ramah Keluarga

0 349

Kuningan Jabar, Cakrawala.co,- Hari Keluarga Nasional diperingati oleh masyarakat Indonesia setiap tanggal 29 Juni. Dalam rangka menyambut Harganas, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Jawa Barat menggelar Sekolah P3SPS dengan judul, “Membumikan Program Siaran Ramah Keluarga” bagi komunitas pemuda dan content creator di Hotel Grand Cordelia, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat pada Kamis (30/6). Kegiatan tersebut juga diikuti oleh lembaga penyiaran di Jawa Barat melalui fasilitas rapat daring.

Dekan FIKOM UNPAD, Dr Dadang Rahmat Hidayat yang hadir sebagai narasumber mengatakan bahwa penyiaran ramah keluarga sudah dijamin oleh UU No 32 tahun 2002 tentang Penyiaran dan pelaksanaannya diatur dalam P3SPS. Akan tetapi, dalam realitanya masih ada tayangan yang tidak ramah keluarga.

“Di sisi yang lain, masih ada pemirsa yang belum sadar dengan siaran yang baik” ujar Dadang yang juga mantan Ketua KPI Pusat ini. “Perkembangan teknologi juga sudah sangat berkembang dan mengubah cara kita bermedia” tambahnya. Dadang mengajak masyarakat menjadi pemirsa yang kritis.

Pada kesempatan yang sama, Acep Zamzam Noor yang juga menjadi narasumber menekankan pentingnya peran dari produsen konten kreatif dalam menghasilkan karya yang ramah terhadap keluarga.

“Kehadiran KPI dan Badan Sensor Film tidak cukup karena tidak menjamin hadirnya tayangan yang bermutu. Perlu ada peran kreator kreatif yang dapat menyampaikan nilai-nilai positif” ujar Acep yang dikenal juga sebagai seorang penyair. Acep mencontohkan bagaimana lembaga penyiaran sampai saat ini masih belum berhasil mengajarkan nilai-nilai religi kepada pemirsa.

“Tayangan religi seringkali hanya diwakili oleh kehadiran sosok ustadz yang berbicara tentang halal dan haram serta mana yang akan mendapat balasan. Padahal puncak pemahaman agama adalah akhlak.” Tambah Acep. Acep menilai bahwa kreator muda memiliki potensi lebih baik dalam menyampaikan nilai-nilai positif melalui karya.

Krisis Tayangan Ramah Keluarga

Data KPID Jawa Barat menunjukkan bahwa selama tahun 2021, temuan pelanggaran paling banyak terjadi pada pasal perlindungan anak dan perempuan. Hal ini menunjukkan masih banyak program siaran yang sebenarnya kurang cocok untuk ditayangkan bagi seluruh keluarga namun tetap tayang di jam tayang anak.

“Sebanyak 58 merupakan pelanggaran terhadap perlindungan anak dan perempuan, terbanyak dibandingkan kategori lain.” Papar Jalu, Komisioner Bidang Isi Siaran KPID Jabar. Sedangkan program yang paling banyak ditemukan pelanggaran adalah infotainment, sinetron, live show dan iklan. Itulah sebabnya, KPID Jabar masih terus menggencarkan sosialisasi mengenai P3SPS kepada lembaga penyiaran dan masyarakat. (Jp)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.