Cakrawala News
Portal Berita Online
ads idul fitri cakrawala
Harita idul

Peran Orang Tua di Masa Pandemi

0 466

Oleh : Joko Teguh Supriyanto, M.Pd.I  *) 

Pandemi Covid-19 ini telah mengubah berbagai tatanan kehidupan manusia. Semua kegiatan yang digolongkan mempunyai resiko tersebarnya virus covid-19 harus dihindari. Berbagai aktifitas yang semestinya dilakukan, terpaksa harus dihentikan. Tidak sedikit pekerja-pekerja pabrik yang diberhentikan karena produktifitas perusahaan yang menurun yang menyebabkan perusahaan mengambil langkah pengurangan pekerja.

Larangan  keluar rumah dan berkerumun juga sangat berpengaruh bagi pedagang –pedagang, baik dipasar maupun pedang keliling.. Transportasi umum yang berupa bus, microbus dan kendaraan angkutan umum juga merasakan dampak pandemi yang sangat luar biasa beratnya.

Demikian juga dalam dunia pendidikan. Pandemi Covid-19 menjadikan pola pendidikan berubah. Untuk menghindari merebaknya Covid-19, sekolah harus melaksanakan pembelajaran jarak jauh (daring). Semua melaksanakan pola pembelajaran yang semestinya tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh atau biasa disebut daring. Hal ini berdasarkan surat edaran dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan atau Kemendikbud Nomor 15 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyelenggaraan Belajar dari Rumah dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19. Pembelajaran jarak jauh ini menuntut anak untuk menguasai materi pembelajaran yang diberikan guru secara online. Kelas-kelas di sekolah sudah tergantikan dengan group-group pembelajaran diaplikasi ponsel. Hal ini tentu bukan hal yang mudah bagi semua elemen pendidikan terutama orang tua menghadapi transisi dalam sistem pembelajaran ini. Partisipasi orang tua dalam menemani anak-anaknya belajar secara daring dirumah sangat penting sehingga orang tua dapat memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anaknya.

Pembelajaran daring menuntut peran orang tua yang lebih besar. Karena anak akan belajar dari rumah yang harus didampingi atau diawasi oleh orang tua. Orang tua tidak cukup hanya menyediakan handphone dan kuota internet yang memadai bagi anak, tapi juga harus dapat mendampingi dan menjadi teman berbicara dan berkeluh kesah anaknya. Namun terkadang, orang tua merasa kesulitan dalam menghadapi masa pandemi ini. Orang tua kurang menguasai IT dan handphone Android. Hal ini terkadang menjadi masalah yang menghambat pembelajaran anak.

Namun demikian, dengan semua keterbatasan orang tua, sebaiknya orang tua dapat menjadi motivator bagi anak dalam belajar di masa pandemi Covid-19 ini. Belajar dari rumah tetap dilaksanak dengan semangat yang tinggi karena dukungan dan dorongan orang tua. Orang tua sebaiknya sering berdiskusi dengan anak tentang pembelajaran dari rumah yang telah dilaksanakan. Sehingga anak merasa nyaman dan semangat dalam belajar. Walaupun hanya belajar dari rumah, orang tua harus memotivasi anaknya untuk dapat belajar dengan baik dan juga melaksanakan pola hidup yang teratur di rumah. Misalnya waktu untuk belajar, mandi, istirahat, bermain dan sebagainya.

Belajar dari kondisi pandemi, maka dapat kita tarik suatu kesimpulan bahwa peran guru tidak dapat tergantikan dengan alat teknologi yang berupa HP android dan teknologi komunikasi lainnya. Komunikasi dan penyampaian materi serta pendampingan, bimbingan guru dalam proses pendidikan lebih efektif dibandingkan pembelajaran daring dan mandiri. Guru ditengah perkembangan teknologi informasi yang sangat deras dan tak terbendung tetap mutlak diperlukan dalam dunia pendidikan. Guru merupakan sosok yang sangat penting dalam perkembangan pendidikan karakter anak. Karena disamping penguasaan teknologi yang berupa HP, computer dan berbagai macam aplikasi yang menunjang proses pembelajaran, anak juga harus memiliki karakter yang baik. Sifat-sifat terpuji harus tertanam dalam jiwa anak. Kejujuran, kedisiplinan, toleransi, menghargai orang lain dan karakter baik lainnya tidak dapat tertanam pada diri anak tanpa peran guru.

Peran orang tua dimasa pandemi  adalah suatu hal yang sangat mutlak dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Peran orang tua memang tidak dapat menggantikan peran guru. Tetapi pendekatan orang tua dimasa pendemi ini pada diri anak sangat membantu perkembangan diri anak dalam proses pembelajaran di masa pandemi. Dengan menjadi motivator dan membimbing serta mengawasi dengan bijak kegiatan belajar dan kegiatan lain di rumah dimasa pandemi ini, berarti orang tua telah melaksanakan perannya guna menuju masa depan anak dalam menggapai cita-cita. Pandemi Covid-19 bukan penghalang untuk mencapai cita-cita. Tentunya juga harus tetap melaksanakan pola hidup sehat dalam setiap aspek kehidupan. Tidak hanya menjaga jarak, memakai masker dan menghindari kerumunan saja. Tetapi dalam setiap aspek kehidupan tetap melaksanakan pola hidup bersih.

Pekuncen, 18 April 2021

*) Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMP Negeri 1 Pekuncen Kabupaten Banyumas Jawa Tengah 

Leave A Reply

Your email address will not be published.