Cakrawala News
Portal Berita Online

Pentingnya Personal Branding dalam Membangu Citra Digital

0 85

KABUPATEN BANDUNG JABAR CAKRAWALA.CO – Jika sedang membangun bisnis jangan lupakan untuk juga membangun personal branding. Personal branding sendiri ialah apa yang orang lihat dari kita dari orang-orang yang ada di sekeliling kita, keluarga, teman, rekan kerja, tetangga dan lainnya.

Di era digital ini membangun personal branding itu dapat dibantu dengan media-media digital yang ada, seperti media sosial, website, blog dan lainnya. Maka penting bagi kita untuk membuat konten positif sebagai personal branding diri kita sendiri.

Billy Kwanda seorang digital marketing specialist menjelaskan,membangun personal branding itu membuat diri menjadi lebih dikenal. Orang yang semakin dikenal akan semakin memiliki pengaruh. Makanya tidak heran kini, ada sebuah profesi yang bernama influencer media sosial. Mereka dikenal bisa mempengaruhi minat orang untuk membeli produk, menggunakan jasa atau layanan tertentu.

Influencer di dunia nyata juga ada, misalnya di suatu kampung ada sosok yang sangat dikenal bisa dituakan atau disegani, sehingga segala omongannya dapat diikuti oleh masyrakat. Kita kini di ruang digital juga demikian, terkadang seseorang yang berpengaruh dimulai dari mereka dikenal dengan banyak followers.

Di media sosial dia terkenal karena rajin membuat konten soal skincare. Akhirnya orang menganggap dia ahli hingga followers-nya sering bertanya hingga meminta rekomendasi darinya. Dia mulai bisa memengaruhi hingga dipercaya oleh brand untuk membawakan produknya untuk dipakai dan diulas tujuannya agar orang menggunakan produk tersebut, ungkapnya di webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 wilayah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (13/9/2021) pagi.

Billy mengingatkan, tidak harus saat ingin menjadi orang terkenal saja personal branding itu diciptakan. Untuk kehidupan sehari-hari pun lebih baik membangun personal branding kita sendiri. Sebab jika tidak sadar atau tidak sadar dunia sekeliling yang akan memberi brand atau citra kepada kita, citra yang positif namun bisa juga citra negatif. Kalau sudah dibentuk dengan orang lain, kita tidak dapat menangkal berita yang tidak benar mengenai diri kita.

Jadi mulailah untuk menampilkan apa keahlian kita, apapun itu kita bisa mulai memposting hal positif mengenai potensi apa yang kita punya, keahlian kita apa yang kita bisa, pesan Billy.

Misalnya, seseorang senang membetulkan mesin sepeda motor motor, posting mengenal aktivitas kita tersebut. Beri tips bagaimana memelihara mesin motor supaya tetap awet, bagaimana cara membuka mesin untuk tahu permasalahan lalu membereskan lagi dan sebagainya. Nanti kelak, jika ada butuh montir atau ingin membuka bengkel, orang akan merekomendasikan dia, karena dianggap paling mengerti soal mesin otomotif.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Bandung, Jawa Barat Senin (13/9/2021) pagi, juga menghadirkan pembicara Sisi Suhardjo (Praktisi Humas dan Komunikasi), Muh Nurfajar Muharrom (Relawan TIK Indonesia), Andi Astrid Kaulika, (Account Manager PT. Artha Telekomindo), dan Tresia Wulandari sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Leave A Reply

Your email address will not be published.