Cakrawala News
Portal Berita Online

Penjelasan BMKG Mengenai Fenomena Hallo Matahari di langit Sidoarjo Hari ini.

0 1,836

SURABAYA, CAKRAWALA.CO – Fenomena “Halo” Matahari berupa bulatan cahaya seperti pelangi yang mengelilingi matahari terlihat di langit Sidoarjo – Surabaya hari ini, Minggu 27/ September 2020, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda Sidoarjo menjelaskan penyebabnya munculnya fenomena ini.

Fenomena optis berupa lingkaran cahaya di sekitar matahari ini merupakan pembiasan sinar matahari oleh awan tinggi,” ujar Teguh Tri Susanto Kepala Seksi Data & Informasi BMKG Juanda Sidoarjo.

Menurut Teguh, awan yang membiaskan sinar matahari itu merupakan awan tipis cirrus yang berada pada ketinggian 6.000 meter dari permukaan bumi. Awan cirrus ini mempunyai partikel yang sangat dingin dan biasanya berwujud kristal es.

ads bukopin

“Awan cirrus yang super dingin inilah yang membiaskan cahaya matahari sehingga membentuk seperti cincin yang melingkari matahari,” jelas Teguh.

Menurut nya, tidak semua orang bisa melihat fenomena ini. Untuk hari ini, Teguh menjelaskan, kemungkinan hanya sebagian masyarakat Jawa Timur yang bisa menikmatinya.

Peristiwa munculnya fenomena halo yang terpantau pukul 10.00 WIB. Ini adalah peristiwa biasa seperti halnya pelangi dan bukan pertanda bencana, seperti gempa atau lainnya.

Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu panik atau terpengaruh dengan mitos atau informasi yang bisa menyesatkan terkait fenomena tersebut.

“Biasanya kalau sudah beberapa saat setelah matahari bersinar dan memanaskan partikel air yang super dingin di awan cirrus, maka fenomena itu akan hilang,” ujar nya.

Fenomena halo jarang muncul di daerah tropis, namun di belahan bumi lain seperti di Eropa peristiwa itu sering terjadi. Halo, selain terjadi dalam bentuk lingkaran penuh dengan bagian pinggir berbingkai warna pelangi, juga bisa berwujud setengah lingkaran dengan pusat pada cahaya matahari.

Teguh menambahkan. Bila ingin melihat halo, warga diimbau untuk menggunakan alat guna melindungi kedua mata dari pancaran sinar matahari langsung.

” Sementara itu, khusus bagi mereka yang ingin mengambil gambar halo dengan kamera SLR, sebaiknya tidak langsung membidik ke arah halo. Sebab, cahaya matahari akan masuk ke dalam lensa fokus dan dapat merusak retina mata ” Pungkas nya. (Win)

Leave A Reply

Your email address will not be published.