Cakrawala News
Portal Berita Online

Penjambret HP di Perumahan Pucang Gading Demak Ditangkap Polisi

0 41

Demak, Cakrawala.co  – Danang Lilva  Faza  (21) pelaku penjambretan yang beraksi  di Jalan Pucang Asri VI, Perumahan Pucang Gading, Desa  Batursari, Kecamatan  Mranggen, Demak,  April 2022 lalu akhirnya berhasil diringkus polisi.  Penangkapan terhadap tersangka dilakukan setelah sebelumnya polisi  memeriksa hasil  rekaman kamera pengintai (CCTV) yang  dipasang di kawasan perumahan tersebut.

 

Kapolres Demak, AKBP Budi Adhy Buono menyatakan   Danang Lilva  Faza  (21)  beraksi bersama temannya  Irfan Fajri (21)  dan mencari  sasaran   anak-anak atau remaja  yang ceroboh  saat  membawa atau bermain  handpone.

 

“Korban  berinisial  KTN  waktu  itu  (10/4/2022), sekira  pukul  16.00  WIB   lagi asyik bermain  HP di depan rumahnya, namun tiba-tiba didatangi  para pelaku yang berboncengan sepeda motor. Tanpa basa basi pelaku kemudian merebut HP dan kabur meninggalkan  korban”, kata AKBP Budi Adhy Buono,  di Mapolres, Jum’at  (10/6/2022).

 

Teriakan  minta tolong  korban didengar sejumlah warga,  Sri Lestari  (56) dan Lanjar Devi Arumsari (24) ,  dan melakukan pengejaran terhadap pelaku. Namun para pelaku  tancap  gas  berhasil melarikan diri ke arah  selatan  (TVRI).

 

Kapolres mengungkapkan identitas  para pelaku berhasil diungkap, setelah  tim reskrim  Polsek  Mranggen dan Polres Demak memeriksa dan mempelajari  hasil  rekaman  kamera pengintai  (CCTV) yang dipasang di perumahan

 

“Dari hasil  pemeriksaan  CCTV, anggota kami berhasil mengungkap identitas para pelaku dan melakukan pengejaran terhadap para  tersangka”,  kata  Kapolres.

 

Setelah dilakukan penyelidikan,  polisi  akhirnya berhasil   menangkap  Danang Lilva  Faza , warga Kebonbatur, Mranggen.  Dari tangan   tersangka  disita  sebuah HP Merek Samsung  Galaxy A7 milik korban.

 

Polisi   kini memburu   Irfan Fajri, pelaku lain yang terlibat  dalam aksi penjambretan  handpone  ini.  Akibat perbuatannya, tersangka  Danang Lilva  Faza , akan dijerat pasal  365 KUH Pidana, dengan ancaman hukum mencapai 9  tahun penjara. Tim Reskrim kini masih mendalami kemunginan  tersangka terlibat dalam aksi  pencurian  dengan kekerasan di tempat lain.

 

Kapolres menghimbau agar aksi jambret ini diwaspadai. Warga diminta hati-hati  tidak menggunakan hp di tempat  yang sepi  maupun  memakai perhiasan yang menyolok, sehingga tidak menjadi korban atau sasaran aksi kejahatan jalanan ini.

 

“Saya himbau agar kejahatan jalanan ini diwaspai, khususnya kepada ibu ibu dan anak-anak. Jangan memakai hp di luar rumah  atau jalanan  yang   sepi dan memakai  perhiasan mencolok  yang mengundang aksi kejahatan”, pinta Kapolres. (Arifin)

Leave A Reply

Your email address will not be published.