Cakrawala News
Portal Berita Online
ads riau 2

Penipu PMI Asal Lampung Dipastikan Bukan Anggota Kodim 0803/Madiun

0 583

Madiun, Cakrawala.co – Komandan Kodim 0803/Madiun, Letkol Inf Edwin Charles, menggelar pers rilis terkait penipuan yang menimpa Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Lampung, Sri Hartiningsih (34). Diketahui, perempuan yang bekerja di Hongkong ini tertipu oleh pria bernama Trio Hermanto yang mengaku berdinas sebagai anggota Kodim 0803/Madiun.

Dandim memastikan, oknum yang mengatasnamakan anggota kodim tersebut bukan anggotanya. Ini setelah pihaknya melakukan penyelidikan dan koordinasi dengam Polres Madiun Kota, Disnaker dan instansi terkait terhadap yang bersangkutan. Diungkapkan Dandim, kejadian ini juga untuk kali pertama terjadi.

“Kita mencari tahu dan memerintahkan anggotanya terkait kebenaran berita tersebut dengan melakukan penyelidikan. Dan kami nyatakan bahwa anggota atas nama Trio Hermanto bukan anggota Kodim 0803/Madiun. Kemungkinan besar PMI tersebut menjadi korban penipuan,” kata Dandim.

Dijelaskan Edwin, hal ini dipastikan setelah melihat dari bukti foto-foto maupun fakta yang ditunjukkan oleh korban. Edwin berharap, pengguna media sosial lebih bijak dan berhati-hati, terutama terhadap orang yang baru dikenal. Apalagi mengatasnamakan anggota TNI meminta sejumlah uang atau hal lain.

“Namanya media sosial, apalagi dunia maya itu kebenarannya belum kita yakinkan. Dam saya harapkan untuk lebih berhati-hati apabila ada yang mengatasnamakan TNI khususnya AD untuk tidak mudah percaya,” tegasnya.

Dansim mengaku, saat ini Kodim sudah melaksanakan koordinasi dengan Polres maupun dengan Disnaker bahwa untuk tindak lanjut permasalahan ini tergantung dari saksi korban. Artinya, kembali kepada korban, apakah akan menindak lanjuti dengan melaporkan permasalahan tersebut ke Polres atau tidak. Ini karena menurut Dandim, pada dasarnya Kodim tidak ada keterkaitan dengan pihak PMI dan permasalahan akan ditindaklanjuti pihak Kepolisian.

“Kami sifatnya hanya mendengar informasi dimana posisi pelakunya, dan yang bisa mentracking atau melaksanakan investigasi dari Kepolisian. Secara institusi, Kodim sangat dirugikan dan tercoreng,” tandas Edwin.

Leave A Reply

Your email address will not be published.