Cakrawala News
Portal Berita Online

Pengusaha Rental Mobil di Solo Keluhkan Kenaikan BBM, Ikut Sesuaikan Tarif Malah Sepi

1 37

 

Solo Cakrawala.Co,-Harga  BBM resmi naik sungguhan sejak Sabtu (3/9/2022). Secara otomatis, juga diikuti dengan naiknya semua harga maupun biaya kebutuhan lainnya. Pengusaha rental mobil pun juga ikut menyesuaikan tarif. Namun malah berimbas pada sepinya pelanggan.

 

 

Salah satu usaha rental mobil yang terdampak adalah Adit Trans Surakarta. Head of Operational Adit Trans Surakarta, Bambang Ismoyo(63) ditemui di kediamannya di kawasan Petoran, Jebres, Solo. Senin ( 05/09/2022),menanggapi kenaikan harga BBM tersebut dengan melakukan penyesuaian pada tarif rental mobil.

Dimana sebelum harga BBM naik, tarif rental mobil berkisar antara Rp 400 ribu sampai 700 ribu. Dan sekarang ada tambahan biaya untuk pengisian BBM.

“Dulu sebelum kenaikan harga BBM, untuk sewa dalam kota, budget BBM nya selama 12 jam, Rp 50 Ribu cukup, namun sekarang tidak bisa mengukur aktivitasnya,tetapi kita mengambil Top Up BBM nya. “ ujar Bambang.

Biasanya sewa mobil hitunganya per 12 jam, Untuk dalam kota Rp 400 untuk mobil jenis Avanza, dan sekarang ditambah  biaya Rp 50 Ribu untuk BBM. Sedangkan Mobil jenis Inova biasanya Rp 700 Ribu, Sekarang menjadi Rp 800 Ribu,untuk biaya pengisian BBM.

“Kebijakan penyesuaian tarif lantaran kenaikan BBM ini dengan sendirinya pelanggan semakin sepi dan malah banyak pelanggan yang ingin lepas kunci alias hanya sewa mobil, padahal di tempatnya tidak melayani lepas kunci.”jelas Bambang.

 

Bambang menambahkan,Kebijakan Pemerintah menaikan harga BBM, menurutnya masih kalah besar dampaknya jika dibandingkan dengan kebijakan pemerintah yang meringankan masyarakat,  bagi pengusaha rental mobil, “Seperti layanan BST gratis,dimana malah membuat rentalnya semakin sepi.”katanya.

“Biasanya banyak masyarakat sewa mobil untuk wisata, Sekarang banyak masyarakat naik angkutan  BST.”pungkas Bambang.

Jenis BBM yang harganya naik sejak Sabtu (3/9/2022), adalah Pertalite dari Rp 7.650 per liter jadi Rp 10.000 ribu per liter. Lalu solar subsidi dari Rp 5.150 per liter jadi Rp 6.800 per liter dan Pertamax non subsidi dari Rp 12.500 per liter jadi Rp 14.500 per liter.( Agung Bram).

Leave A Reply

Your email address will not be published.

1 Comment
  1. […] Proaktif Tangani… Sambangi Sekolah, Kanit Binmas Polsek Ngunut Ajak Siswa… Pengusaha Rental Mobil di Solo Keluhkan Kenaikan BBM, Ikut… Laporan Ekonomi dan Keuangan Syariah tahun 2021 mencatat hingga Oktober 2021, transaksi produk […]

Leave A Reply

Your email address will not be published.