Cakrawala News
Portal Berita Online

Pengiriman TKI Nonprosedural Jalan Terus Karena ada Orang ini

29

JAKARTA, CAKRAWALA.CO,- Tim Satgas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri membongkar dugaan praktik Pekerja Migran Indonesia Nonprosedural, Minggu (18/3/2018). Satu WNI dan WN Suriah diciduk polisi. Tersangka yakni BS dan M. Al Ibrahim, WN Suriah kini menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri.

Poskotanews.com (18/3/2018) memberitakan, peran BS adalah sebagai Sponsor ditangkap di Kawasan Condet, Kramat Jati, Jaktim, sedangkan MI merupakan agen dari Suriah tinggal di Indonesia dibekuk di kawasan Sudirman Park Kuningan, Jaksel.

Modus yang ia lakukan berkedok Pekerja Migran Indonesia Nonpresdural terhadap 75 korban WNI dengan Rute Jakarta-Surabaya-Kuala Lumpur-Abu Dhabi-Sudan dengan kerja tidak digaji mendapat perlakuan kasar dan pelecehan seksual.

ads bukopin

Apa yang ditangkap polisi terkait dengan penjualan orang sebagai buruh migran bisa jadi merupakan efek dari moratorium (penghentian sementara) pengiriman TKI ke luar negeri sejak tahun 2009. Kemudian pemerintah mengeluarkan peraturan larangan mengirim TKI ke 15 negara di Timur Tengah.

Karena lamanya, sampai Dubes Arab Saudi untuk Indonesia Osama bin Mohammed Abdullah Al-Shuaibi mengharapkan moratorium pengiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) yang berlaku sejak 2011 dapat segera dicabut. (CNN Indonesia, 13/12/2017).

Tapi faktanya, meski ada moratorium atau penghentian sementara, pengirman TKI jalan terus dengan cara sembunyi-sembunyi. Mengapa hal ini bisa terjadi, karena dalam hukum ekonomi ada supplay ada demand, ada penawaran ada permintaan. Orang-orang asing yang bekerjasama dengan orang Indonesia itulah yang memanfaatkan celah bisnis TKI. (fur)

 

Comments are closed.