Cakrawala News
Portal Berita Online

Pengangguran Tipu Gadis Ngaku Polisi Berpangkat AKP Berakhir di Jeruji Besi

0 253

MADIUN, CAKRAWALA.CO – Aksi tipu-tipu Polisi gadungan, Dea Ale Haryanto alias Ary (38) warga Desa Wonokerto, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi ini harus berakhir dibalik jeruji besi. Tersangka diamankan Satreskrim Polres Madiun Kota, Jumat 17 Juli 2020, sekira pukul 02.00 WIB dirumahnya, lantaran melakukan pemerasan terhadap korban, sebut saja Bunga (23) warga Kota Madiun, dengan modus menyebarkan foto bugil dan video mesumnya.

Kapolres Madiun Kota, AKBP R Bobby Aria Prakasa menjelaskan, tersangka memiliki dua akun Facebook dengan dua identitas palsu. Akun pertama atas nama Agung Pratama, seorang anggota Polisi Polda Jawa Timur, kemudian akun kedua atas nama Haryanto, selaku atasan Agung Pratama, seorang anggota Satres Narkoba berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP). Tersangka, berhubungan dengan Bunga, sejak bulan Maret hingga Juli 2020, setelah keduanya berkenalan melalui media sosial Facebook.

Kemudian tersangka mengarang cerita palsu, bahwa ia tersandung masalah narkoba kepada Bunga, dan meminta korban menghubungi atasannya, AKP Haryanto yang tak lain adalah dirinya sendiri, untuk membantunya keluar dari masalah yang menjeratnya. Dari sinilah kemudian, pria pengangguran ini memanfaatkan korban. Yakni dengan mengajak bertemu dan melakukan hubungan badan layaknya suami istri beberapa kali, dengan dalih sebagai syarat AKP gadungan ini akan membantu pacar korban.

ads bukopin

“Tersangka ini sengaja mengarang kejadian palsu, bahwa dia terjerat kasus narkoba. Kemudian dia meminta tolong kepada Bunga, untuk menghubungi nomor WhatsApp AKP Haryanto yang merupakan atasan Agung, agar membantu tersangka keluar dari masalah yang menjeratnya,” ungkap Kapolres.

Lebih rinci, Kasatreskrim Polres Madiun Kota, AKP Fatah Meilana menjelaskan, menuruti perintah pacarnya, kemudian korban menemui tersangka. Dari beberapa kali pertemuan tersebut, tersangka mengajak korban berhubungan badan layaknya suami istri hingga beberapa kali dan berhasil direkam. Dari sinilah Tersangka yang pernah terjerat kasus yang sama tahun 2015, di Sleman, Jawa Tengah ini kemudian memeras korban, dengan mengancam akan menyebarkan foto bugil dan video mesum korban dengan tersangka, apabila korban tidak memberikan sejumlah uang yang diminta tersangka.

“Jadi Agung dan Bunga ini mereka tidak pernah bertemu, dan hanya berhubungan melalui WhatsApp saja. Setelah Agung mengaku tersandung masalah narkoba, kemudian dia meminta tolong Bunga untuk menghubungi atasannya, agar membantu keluar dari masalahnya. Nah, dengan Kasat Resnarkoba palsu inilah bunga kemudian dimanfaatkan dan diperas oleh tersangka,” jelas AKP Fatah.

Dari tangan tersangka, Polisi mengamankan alat bukti berupa 1 buah handphone merk Iphone X, 1 buah handphone merk Samsung, buku rekening, celana tactical, kaos turn back crime, seragam polisi berpangkat AKP dan 1 unit sepeda motor merk Suzuki jenis Satria FU, Nopol AE 4746 JI.

Atas perbuatannya, tersangka bakal dijerat pasal 45 ayat (4) jo Pasal 24 ayat (4) UURI I No 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UURI No 11 tahun 2008, tentang ITE atau pasal 378 KUHP. Dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 tahun dan/atau denda paling banyak satu milyar rupiah.*(Ayu/Win)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.