Cakrawala News
Portal Berita Online
ads idul fitri cakrawala
Harita idul

Pengamanan Minim, Dinilai Picu Bentrokan Oknum Pesilat di Saradan Kabupaten Madiun.

0 148

MADIUN, CAKRAWALA.CO – Kondisi pemukiman warga Desa Sugihwaras, Kecamatan Saradan – Kabupaten Madiun, pasca bentrokan ratusan massa oknum pesilat, saat ini telah di inventarisir pihak Desa setempat.

Sedikitnya 14 bangunan fisik yang mengalami kerusakan, untuk segera dilakukan renovasi dan ganti rugi. Tak hanya itu, dua warga yang mengalami luka dan patah tulang kaki dan tangan, saat ini telah selesai dilakukan operasi. Meskipun hingga saat ini, keduanya dilaporkan masih mengalami trauma.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa – Timur, Ristu Nugroho mengatakan, bentrokan ratusan oknum pesilat di Desa Sugihwaras, Kecamatan Saradan – Kabupaten Madiun, seharusnya bisa diminimalisir. Ristu menyayangkan pengamanan yang diterapkan oleh aparat, di salah satu basis perguruan pencak silat yang ada di Madiun, hingga berujung bentrokan dan perusakan.

“Prihatin dan kecewa atas pengamanan yang dilakukan pihak kepolisian, yang kali ini lemah. Aparat tidak bersikap tegas, hingga akhirnya bentrokan kembali terjadi seperti sebelum – sebelumnya. Seharusnya di titik-titik rawan, pengamanan lebih ketat. Namun kenyataannya, tidak nampak banyak petugas di lokasi bentrokan,” kata Ristu.

Sementara itu, Kapolres Madiun AKBP Eddwi Kurniyanto, usai menghadiri video conference, di Gedung Government Chief Information Officer (GCIO) Kota Madiun, tak banyak bicara saat ditanya wartawan terkait kasus bentrokan, berujung perusakan ini. Kapolres hanya mengatakan, bahwa hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi – saksi atas kejadian tersebut.

“Saat ini masih dilakukan penyelidikan dan memeriksa saksi -saksi,” ungkap AKBP Eddwi singkat.

Seperti diberitakan sebelumnya, Bentrokan antar pesilat terjadi di Desa Sugihwaras, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, hingga berujung perusakan sejumlah rumah warga, pada hari Kamis 18 Juni 2020. Ini terjadi usai sidang putusan sengketa salah satu perguruan pencak silat, di Pengadilan Negeri Kota Madiun.*(Ayu/Win)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.