Cakrawala News
Portal Berita Online
Banner Sky Kiri
Banner Sky Kanan

Pengaduan CRM Pungli Parkir di Lahan Gedung Promosi Ikan Hias Johar Baru Jadi Perbincangan Hangat Saat Rakorpim Jakpus

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi Saat Memimpin Rakorpim Tingkat Jakarta Pusat

 

JAKARTA, CAKRAWALA.CO- Soal Pungutan Liar (Pungli) penitipan kendaraan mobil pribadi dan gerobak pedagang liar di lahan aset Gedung Promosi Ikan Hias Johar Baru, Jalan Percetakan Negara II, kembali hangat dibicarakan pejabat teras dilingkungan Pemerintah Kota Administrasi (Pemkot) Jakpus saat Rapat Koordinasi Pimpinan (Rakorpim) tingkat kota Jakpus tadi pagi berlangsung di ruang pola kantor Pemkot Jakpus, Jalan Tanah Abang I, Gambir, Selasa (17/09/2019).

Pasalnya, soal Pungli tersebut diminta segera ditindaklanjuti lantaran masuk dalam kanal pengaduan Citizen Relation Management (CRM).

Sementara, Irbanko Jakpus, Achmad Dasuki mengatakan, terkait pengaduan CRM dugaan pungli di lokasi Gedung Ikan Hias Johar Baru tersebut.

“Tim kami sudah meninjau ke lokasi dan memang ada parkiran mobil-mobil di halaman gedung tersebut. Seharusnya mesti tidak ada pengaduan sektoral terkait yaitu Sudin KUKMP Jakpus yang bertanggung jawab terhadap aset itu dapat melakukan pengamanan, karena Pemkot Jakpus sudah membantu melakukan penertiban,” ungkap Dasuki saat Rakorpim.

Dasuki menambahkan, Sudin KUKMP Jakpus harus melakukan pengamanan aset tersebut. “Pengaman aset harus cepat dilakukan Sudiin KUKMP Jakpus,” tandasnya.

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi menjelaskan, soal penitipan kendaraan mobil pribadi di lahan aset gedung tersebut bukan lagi kewenangan Pemkot Jakpus untuk menertibkan.

“Tugas Pemkot Jakarta Pusat sudah selesai membantu Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (KUKMP) Provinsi DKI Jakarta. Karena area dan zona itu merupakan aset Dinas KUKMP Provinsi DKI Jakarta. Nah sekarang mereka yang harus bekerja untuk menertibkan penitipan kendaraan mobil pribadi yang menitip di sana” tegas Irwandi saat memimpin Rakorpim didampingi Sekretaris Kota Iqbal Akbarudin.

Irwandi menerangkan, sebenarnya pedagang yang berdagang di halaman parkir yang ditertibkan beberpa waktu lalu untuk mengantisipasi parkir kendaraan mobil pribadi di gedung itu.

“Mereka berdagang di halaman parkir mulai sore dan malam hari. Sebenarnya mengantisipasi kendaraan parkir di gedung tersebut,” ucapnya. (Van)

Facebook Comments
%d bloggers like this: