Cakrawala News
Portal Berita Online

Pendekar Yang Melanggar Kesepakatan Damai, Siap-Siap Ditindak Kapolres

0 215

MADIUN, CAKRAWALA.CO – Sejumlah perguruan pencak silat yang tergabung dalam Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Madiun, sepakat dan berkomitmen menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif, aman dan tertib selama pelaksanaan Suro dan Suran Agung. Kesepakatan tersebut tertuang dalam Deklarasi Damai.

Deklarasi damai tersebut diucapkan seluruh perwakilan perguruan pencak silat yang hadir bersama Polda Jawa Timur yang diwakili Karo Ops Polda Jatim, Kombes Pol Puji Santosa dan Kepolisian Resort (Polres) Madiun Kota, Rabu 19 Agustus 2020, di Aula PG Rejoagung Baru Kota Madiun.

Karo Ops Polda Jatim, Kombes Pol Puji Santosa menuturkan, bahwa dalam pelaksanaan kegiatan harus mengutamakan protokol kesehatan. Jangan sampai muncul klaster baru yang mempengaruhi nama baik pencak silat. Ikrar dan janji harus dilaksanakan, saling menjaga dan saling menghormati antar perguruan pencak silat.

ads bukopin

“Laksanakan dengan sebaiknya, keamanan tetap kondusif dan berdoa agar kegiatan apapun yang niatnya baik bisa berjalan dengan baik,” ujar Kombes Pol Puji Santosa.

Kombes Pol Puji Santosa menambahkan, Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur akan membantu pengamanan di wilayah Kota Madiun. Tak hanya itu, pihaknya juga turut membantu aksi sosial pembagian masker kepada masyarakat. Hal ini guna meningkatkan kedisiplinan protokol kesehatan masyarakat dan menekan penularan Covid-19 (virus Corona).

“Mudah-mudahan kegiatan besok bisa bermanfaat, terutama terkait pembagian masker kepada masyarakat, sehingga masyarakat mendapatkan manfaatnya,” ujar Karo Ops.

Disinggung perihal kemungkinan adanya pendekar yang nekat melaksanakan kegiatan suro dan suran agung, Kombes Pol Puji menegaskan, akan proses sesuai peraturan yang telah disepakati. Untuk kemudian ditindaklanjuti oleh Kapolres setempat, dalam hal ini Kapolres Madiun Kota.

“Kalau ada yang nekat melaksanakan giat suro, akan diproses sesuai peraturan yang telah disepakati, kemudian ditindaklanjuti oleh Kapolres,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua IPSI Kota Madiun Tono Suharyanto mengatakan, pihaknya telah memberikan imbauan kepada masing-masing anggota pencak silat. Yakni, untuk tidak mengadakan kegiatan yang berpotensi kerumunan massa. Tak hanya itu, dirinya juga melarang anggota perguruan dari luar kota untuk masuk ke Kota Madiun. Bahkan, pihaknya siap membantu pengamanan di wilayah Kota Madiun.

“Untuk pembagian masker, kita laksanakan pada hari minggu, dan akan difokuskan pada 4 titik. Yakni, Sunday Market, Pasar Besar Madiun, Pasar Sleko, dan Pasar Burung Sri Jaya,” katanya.*(Ayu)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.