Cakrawala News
Portal Berita Online
ads riau 2

Pencuri Besi Di “Lepas” Kan, Kapolres Situbondo Di Dumas Ke Polda Dan Mabes polri

0 1,984

Tidak puas dengan pelayanan perkara di Mapolsek Banyuputih Polres Situbondo, Hery Sampurno SH, kuasa hukum Sari warga Dusun Galekan RT 001 RW 004 Desa Bajumati, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi melayangkan Surat Pengaduan Masyarakat ( DUMAS)  ke Polda Jatim dan Mabes Polri, Kamis (3/5/2021).

 

Surat pengaduan yang dikirim tersebut, sebagai bentuk protes terhadap pelayanan hukum Polsek Banyuputih Polres Situbondo yang terkesan lamban dan tebang pilih dalam mengusut tuntas perkara pencurian besi yang dilakukan oleh tersangka Imam serta para pelaku yang lainnya yang belum tertangkap.

 

“Salah satu acuan kami mengadukan Polres Situbondo ke Polda Jatim dan Mabes Polri yakni, Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP ke-7) Nomor: B/24/V/2021/Reskrim Tanggal 09 Mei 2021, yang tersangkanya dilepas demi hukum,” jelas Hery Sampurno SH, kuasa hukum Sari.

 

Laporan Polisi Nomor: LP-B/ 05/ II/ RES.1.8./ 2021/ RESKRIM/ Situbondo/ SPKT Polsek Banyuputih, hari Senin, Tanggal 01 Februari 2021, Pukul 16.00 WIB, Perkara Dugaan Tindak Pencurian yang dilaporkan oleh Sari, kata Hery Sampurno, sudah ada tersangka dan barang bukti serta sudah di sel selama 40 hari lebih, namun saat ini bisa bebas demi hukum.

 

“Padahal dari kami telah membantu secara maksimal ke penyidik dalam proses penyidikan dengan mengirim bukti video dan foto. Sebagai, wujud protes lemahnya pelayanan perkara hukum di Polsek Banyuputih Polres Situbondo, maka kami melayangkan Pengaduan Masyarakat ke Polda Jatim dan Mabes Polri,” jelas Hery.

 

Tak hanya itu yang disampaikan Hery, dirinya juga meminta dengan hormat kepada Kapolda Jatim dan Kapolri agar segera mengganti Kapolres Situbondo, karena di anggap tidak profesional dalam melakukan manajemen penanganan perkara pencurian besi yang dibebaskan yang berada di dalam naungannya.

 

Lebih lanjut, Capunk, panggilan akrab Hery Sampurno, S.H menjelaskan bahwa, penangan proses hukum pencuri besi Bangunan Homestay milik Sari yang dilakukan pihak Mapolsek Banyuputih Kepolisian Resor Situbondo tebang pilih dan disinyalir para pelaku pencurian besi tersebut ada ikatan emosial dengan anggota Polsek Banyuputih sehingga perkaranya di buat kabur.

 

“Alasan polisi melepas tahanan yang sudah dijadikan tersangka itu, karena tidak lengkap ketika diajukan ke Kantor Kejaksaan Negeri Situbondo. Sehingga, pelaku dinyatakan batal demi hukum, padahal jelas jelas sudah ada barang bakti dan saksi, namun penyidik masih tidak mampu menyajikan berkas yang sesuai permintaan jaksa. Jika pelaku pemetik besi yang telah terlihat jelas terang benderang peranannya, penyidik tidak mampu menyelesaikannya,bagaimana kepada pelaku  lainnya. Seperti pendadah dan kuli angkut besi yang menikmati hasil kejahatan tersebut ” pungkas Hery Sampurno SH. Yang juga sebagai ketua Dpc Federasi Advokat Republik Indonesia (FERARI) Kabupaten Banyuwangi.

 

Sementara itu, Kasi Humas Polres Situbondo Iptu Ahmad Sutrisno mengatakan, tidak benar jika tersangka dilepas batal demi hukum. “Perkara tetap berlanjut. Untuk melengkapi P19, tersangka dilakukan penanguhan penahanan,” terang Iptu Ahmad Sutrisno melalui sambungan WhatsApp-nya.( JATIM 1)

Leave A Reply

Your email address will not be published.