Cakrawala News
Portal Berita Online

Penambahan Kasus Masih Terus Terjadi, Wali Kota Cilegon Akan Aktifkan Lagi Satgas COVID-19 Kelurahan

0 32

CILEGON, CAKRAWALA.CO – Wali Kota Cilegon, Banten Helldy Agustian mengajak kepada jajarannya untuk meningkatkan upaya pencegahan penyebaran COVID-19. Hal ini dilakukan guna memutus penyebaran COVID-19 khususnya varian Omicron yang penularannya begitu cepat.

Hal ini dikatakan Helldy saat menggelar rapat koordinasi dan evaluasi Satuan Gugus Tugas COVID-19 Kota Cilegon, Rabu (23/02/2022).

Oleh karena itu Helldy meminta agar satgas COVID-19 yang sebelumnya ada hingga ke tingkat kelurahan diaktifkan kembali. Upaya itu diharapkan dapat menekan laju penambahan kasus.

“Penyebaran Omicron sangat cepat jadi harus segera diputus. Saya harap kasus COVID-19 varian Omicron di Kota Cilegon tidak terjadi lonjakan yang signifikan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Cilegon, Ely Kusumastuti mengimbau untuk selalu mewaspadai kerumunan ditempat dan fasilitas umum. Tempat tersebut diyakininya menjadi titik rawan penyebarannya.

“Tempat dan fasilitas umum menjadi hal yang harus diwaspadai sebab bisa menjadi titik fokus penyebaran COVID-19 apalagi varian Omicron yang penularannya begitu cepat. Oleh sebab itu kita harus terapkan kembali protokol kesehatan yang ketat disetiap tempat dan fasilitas umum di Kota Cilegon,” ujarnya.

Perlu diketahui, kasus COVID-19 di Kota Cilegon per tanggal 22 Februari 2022 tercatat sebanyak 489 Kasus aktif dengan kasus terkonfirmasi sebanyak 16.869, sembuh 16.060 dan meninggal 320.

Sementara itu kasus COVID-19 sejak 1 Januari – 21 Februari 2022 terdapat 3.927 kasus dengan rincian 489 kasus aktif 3.427 sembuh dan 13 meninggal dunia.

Saat ini masih terdapat 61 pasien COVID-19 dirawat di beberapa rumah sakit di Kota Cilegon diantaranya RSUD terdapat 23 pasien, RSKM 27 pasien, RS Kurnia 8 pasien dan RS Hermina 3 pasien dengan keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) sebesar 30,2 persen.

Dari data yang diperoleh, trend kasus aktif COVID-19 di Kota Cilegon per tanggal 21 Februari 2022 telah mengalami penurunan. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya kesembuhan namun bukan berarti menjadi titik aman bagi Kota Cilegon sebab penambahan kasus aktif harian masih terus terjadi.

Disemua wilayah di Kota Cilegon penambahan kasus aktif masih terus terjadi dengan begitu penularan lokal masih terus berlangsung. Oleh sebab itu upaya pencegahan dihulu masih perlu terus ditingkatkan melalui upaya komunikasi risiko, pengawasan protokol kesehatan yang ketat dan percepatan vaksinasi di Kota Cilegon.

Sementara itu, kasus COVID-19 di Kota Cilegon berdasarkan hasil metode pemeriksaan S-genre Target Failure (SGTF) per tanggal 21 Februari 2022 terdapat sebanyak 283 sampel dengan hasil yang didapat 219 (77.39 persen) Probable Omicron dan 64 (22,61 persen) Non Probable Omicron.

Kecamatan Cibeber menjadi salah satu wilayah yang terkonfirmasi kasus COVID-19 Probable Omicron terbanyak dengan jumlah 51 kasus dilanjutkan dengan Kecamatan Cilegon 43 kasus, Kecamatan Purwakarta 33, Kecamatan Jombang 28, Kecamatan Citangkil 25, Kecamatan Grogol 19, Kecamatan Pulomerak 11 dan Kecamatan Ciwandan 9 kasus. ***GUN

Leave A Reply

Your email address will not be published.