Cakrawala News
Portal Berita Online

Pemuda Pancasila Bantul Dukung Pasangan Halim Joko

0 172

JOGJAKARTA,CAKRAWALA.CO- Dukungan terhadap pasangan H Abdul Halim Muslih-Joko Purnomo pada Pilkada Bantul 2020 terus bertambah. Keluarga besar Pemuda Pancasila tanggal 17 Agustus 2020 kemarin mendeklarasikan diri mendukung pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Abdul Halim Musilh dan Joko Purnomo dalam Pilkada Desember 2020 mendatang.

Deklarasi dihadiri balon Bupati yang diusung PDIP dan PKB tersebut H Abdul Halim Muslih, Ketua DPW PKB DIY Agus Sulistiyono, Ketua Sedulur Bumi Mataram (Sebhumi) Hj Ida Idham Samawi serta pengurus PP dari 17 kecamatan. Acara juga diisi dengan pengangkatan H Abdul Halim Muslih sebagai ketua dewan pertimbangan MPC PP Bantul dengan penyerahan seragam khas warna oranye kepada Wakil Bupati incumbent tersebut.

Ketua MPC PP Kabupaten Bantul, Doni Bimo Saptoto, mengatakan keluarga besar PP tersebar di 17 kecamatan dengan 2.000 anggota sepakat mendukung pasangan Halim-Joko.

ads bukopin

” Kami berpandangan Gus Halim adalah sosok yang tepat memimpin Bantul,” ujarnya.
Doni menambahkan, selama ini kiprah Abdul Halim Muslih untuk membangun Bantul sangat terasa. Semikian pula ketikat menjadi anggota DPRD DIY, Gus Halim dinilai banyak berkontribusi bagi kemajuan Bantul.

“Maka, ketika nanti dipercaya menjadi orang nomor satu di Bantul, kami yakin Bumi Projotamansari ini akan semakin maju,” katanya.

Sementara itu, H Abdul Halim Muslih yang saat ini masih menjabat sebagai wakil Bupati mengatakan, bahwa kita semua harus memiliki komitmen kebangsaan. Pancasila bukan saja ideologi bangsa namun titik temu anak bangsa agar hidup damai, berdampingan dan gotong royong.

” Saya bangga dan bersyukur seluruh pengùrus, aktifis dan anggota PP telah merawat Pancasila di Bantul. Untuk itu saya mengajak agar PP tidak henti – hentinya menjalin keharmonisan dengan semua elemen. Dan saya mengucapkan terimakasih atas dukungan ini,” ungkap Abdul Halim Muslih. ( Okta/ Santosa )

Leave A Reply

Your email address will not be published.