Cakrawala News
Portal Berita Online

Pemuda Dusun Bandungan Slahung Gagahi Anak Di Bawah Umur

0 685

PONOROGO,CAKRAWALA.CO – Kepolisian Resort Ponorogo berhasil mengungkap, terkait pencabulan yang dilakukan oleh Bakul Angkringan warga dusun Bandungan Desa Slahung yang gagahi anak dibawah umur hingga hamil dan sampai melahirkan.

Setelah anaknya melahirkan, orang tua korban melaporkan ke Sat Reskrim Polres Ponorogo dan dalam jangka waktu beberapa hari langsung ditangkap pelaku pencabulan anak dibawah umur hingga hamil dan melahirkan tersebut.

Pelaku Agung Rianto (23) juga sudah memiliki istri dengan menghamili duluan waktu itu dan lalu ditelantarkan istri dan anaknya tersebut hingga saat ini kurang lebih 8 bulan lamanya.

ads bukopin
Kasat Reskrim AKP Hendy Septiadi saat menjelaskan modus pelaku kepada wartawan.

Modus dari Bakul Angkringan ini berkenalan dengan korbannya melalui media sosial lalu diajak ketemu dan diberi dibujuk rayu kemudian diajak berhubungan layaknya suami istri di rumah korban.

Kapolres Ponorogo melalui Kasat Reskrim AKP Hendy Septiadi saat press rilis mengatakan,”karena dengan mudahnya media sosial ini untuk berkomunikasi sehingga gampang dan juga bujuk rayuan saat untuk melakukan hubungan tersebut, ada bahasanya “yuk kelon” dalam bahasa jawanya. Dan dari pihak perempuanpun juga ada keterangannya kalau sama-sama mau. Namun dalam hal ini karena si anak ini korban sesuai peraturan perundangan dengan anak di bawah umur dan masih di bawah 18 tahun,”ungkapnya, Jum’at 16 Oktober 2020.

Kapolres melalui Kasat Reskrim juga menjelaskan,”pelaku ini juga sudah punya istri dan ini juga ada pengaduan terkait istrinya, karena menelantarkan. Tapi ini masih kita proses penyelidikan, karena masih awal pengaduan dari istri yang pertama,”jelasnya.

Untuk pelaku pencabulan ini terancam dengan pasal 81 ayat 2 atau pasal 82 ayat 1 KUHP tentang perlindungan anak dengan ancaman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara. (Sus)

Leave A Reply

Your email address will not be published.