Cakrawala News
Portal Berita Online
Banner Sky Kiri
Banner Sky Kanan

Pemuda 17 Tahun Penderita Hidrocephalus Kondisinya Memprihatinkan

MADIUN, CAKRAWALA.CO-Tri Hatmoko (17) hanya mampu berbaring diatas kasur tipis dilantai rumah orang tuanya, di Dusu Tlagan, Desa Kenongorejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun – Jawa timur.

Sejak lahir ia telah divonis menderita penyakit Hidrocephalus oleh Dokter. Ukuran kepalanya semakin membesar melebihi ukuran normal, tubuhnya pun terlihat kecil dan kurus. Selain tak bisa beraktivitas normal Tri juga sulit berkomunikasi. Sesekali ia ingin terbangun dari tempat tidurnya, namun tak kuasa menahan beban kapalanya.

Tri Hatmoko Siami, seorang ibunda terkasih yang merawatnya selama ini telah berpulang kepangkuan sang pencipta menyusul Harjanto sang ayah yang terlebih dahulu meninggalkannya ketika Tri masih kecil.

Kini Tri Hatmoko tinggal bersama dua saudara laki – lakinya Suniyar (32) dan Dwi Setyawan (23). Kedua saudaranya itulah yang kini merawat Tri dirumah sederhana di Dusun Tlagan. Karena beberapa waktu yang lalu sang ibu pergi meninggalkan Tri untuk selamanya, menyusul sang ayah yang sudah lebih dahulu menghadap Sang Pencipta.

Suniyar kakak sulung Tri Hatmoko menceritakan, bahwa ketika adiknya tersebut baru dilahirkan, Dokter telah mengatakan bahwa Tri mengidap Hidrocephalus. Dokter pun menyarankan agar Tri dioperasi. Karena terbentur biaya operasi yang mahal akhirnya mereka menunda mengoperasi Tri.

“Pernah juga berobat ke Solo tapi juga tidak ada perubahan. Pak Bupati juga sudah kesini, sehari setelah ibu meninggal,” kata Niyar.

Kondisi yang dialami Tri pun membuat tetangga merasa prihatin. Mereka pun memberikan bantuan makanan dan minuman ala kadarnya. Karena penghasilan Dwi Setyawan, kakak kedua tri yang bekerja tidak mampu memenuhi semua kebutuhan mereka.

Dengan segala keterbatasan biaya, Niyar berharap ada pihak yang membantu untuk kesembuhan adiknya. Namun ia tidak tahu harus kemana.

“Saya ingin adik saya bisa hidup normal, tapi bagaimana lagi keadaan kayak gini, hanya bisa pasrah,” tuturnya. (Ayu/Win)

Facebook Comments
%d bloggers like this: