Cakrawala News
Portal Berita Online

Pemkot Solo Mulai Bongkar Ratusan Makam Keturunan Tionghoa Di Bong Mojo

SOLO CAKRAWALA.CO,-Pemerintah kota (Pemkot) Solo,hari ini mulai melakukan penggalian ratusan makam warga keturunan Tionghoa di pemakaman Bong Mojo, Kecamatan Jebres, Solo, Jawa Tengah.Pembongkaran makam dilakukan karena tempat tersebut rencananya akan dibangun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jebres.

 

Bersama ahli waris yang keluarganya dimakamkan di pemakaman etnis Tionghoa kampung Ngoresan yakni Bong Mojo yang status tanahnya merupakan milik Pemkot Solo.petugas pembongkar makam mulai menggali satu persatu makam secara manual, guna mengurangi kerusakan jika terdapat benda atau barang yang berada di dalam makam,Relokasi makam ini sendiri dilakukan,sebagai persiapan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jebres yang merupakan RSUD ketiga di kota Solo.

Pelaksana pemindahan makam Bong Mojo, Angga Yosi Rawas mengatakan, ada sekitar 191 makam warga keturunan Tionghoa di Bong Mojo yang dibongkar. Kerangka jenazah tersebut kemudian dipindahkan ke tiga tempat pemakaman umum (TPU) yaitu Untoralaya, Daksinalaya dan Purwalaya.Makam paling lama itu tahun 1922. Dan, jenazah yang dimakamkan di sini paling baru tahun 2002,” katanya.

Pihaknya menerjunkan sebanyak 25 orang tenaga penggali makam. Setiap hari mereka ditarget menggali 10 makam. Sebab, pembongkaran makam ditargetkan selesai 30 November 2019.

Pembongkaran makam telah disosialisasikan kepada para ahli waris sejak empat bulan terkahir. Namun, dari 191 makam, baru sekitar 17 ahli waris yang menyatakan kesediaannya dibongkar. “Kami tetap melaksanakan pekerjaan (penggalian) sesuai kontrak kerja kami. Jenazah kita ambil secara hormat dan layak. Jenazah kami pindahkan ke makam tujuan,” terang dia. Angga pun mempersilakan jika ada ahli waris yang ingin memindahkan jenazah anggota keluarganya ke makam yang lain.

Salah Seorang ahli waris, Linawati (60)mengatakan, ada lima makam anggota keluarga yang dibongkar. Semua biaya pembongkaran ditanggung pemerintah. “Ada lima anggota keluarga yang dimakamkan di sini. Nanti dua kami pindahkan ke Untaralaya dan tiga dikremasi di Delingan,” terang warga yang kini tinggal di Magetan Jawa Timur tersebut…(AgB)

 

 

 

%d bloggers like this: