Cakrawala News
Portal Berita Online

Pemkot Madiun Akan Gelontorkan 261 Juta Tiap Kelurahan, Untuk Hidupkan Perekonomian

0 192

MADIUN, CAKRAWALA.CO – Berhasil mengendalikan covid-19 (virus corona) Pemerintah Kota Madiun memperoleh insentif dari pemerintah pusat senilai 14,9 milyar rupiah. Insentif tersebut oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun disalurkan kepada 27 Kelurahan di 3 Kecamatan di Kota Madiun.

Ini diungkapkan Wali Kota Madiun, Maidi saat kegiatan gowes pagi dan penyerahan bantuan, Jumat 2 Oktober 2020. Dijelaskan Wali Kota, setiap kelurahan bakal menerima bantuan sebesar 261 juta rupiah, yang akan digunakan untuk menghidupkan kembali perekonomian di Kota Madiun. Diantaranya, mempersiapkan lapak pelaku UMKM di taman-taman dan jalur sepeda wisata.

“Kita sudah berikan 350 juta di setiap kelurahan untuk mengerem covid-19. Untuk menghidupkan kembali ekonomi di Kota Madiun, kita akan berikan masing-masing kelurahan sebesar 261 juta rupiah. Itu bisa untuk mempersiapkan lapak-lapak UMKM di taman-taman dan jalur sepeda,” kata Wali Kota.

Kegiatan tersebut diserahkan Wali Kota kepada kelurahan dan tim perekonomian. Maidi menginginkan, produk apa saja yang menjadi sentra unggulan di satu kelurahan, harus ditonjolkan dan terakomodir dengan baik, sebagai potensi wisata. Kedepan, setiap kelurahan akan memiliki Pahlawan Street Center skala Kelurahan. Dan lokasi tersebut bakal terkoneksi dengan jalur wisata sepeda, becak dan bus wisata.

“Misalnya saja produk jamu atau tempe_nya bagus, harus kita tonjolkan. Tukang becak akan kita berikan seragam dengan identitas Kota Pendekar yang sekaligus akan menjadi pemandu wisata nantinya. Kalau masih ada becak yang jelek, nanti kita bantu perbaiki becaknya,” imbuh Wali Kota.

Orang nomor satu di Kota Pendekar ini mengatakan, bakal merangkul tukang becak yang sekaligus berfungsi sebagai pemandu wisata. Termasuk untuk petugas kebersihan, semua gerobak sampahnya harus di cat agar terlihat lebih bagus lagi. Maidi menginginkan, tidak boleh lagi ada sudut Kota Madiun yang kotor.

Tak hanya itu, dirinya juga menyebut akan ada sponsor yang bersedia memberikan seragam kepada tukang becak, dengan syarat harus ada identitas Kota Pendekar dalam seragamnya. Saat ini sudah ada sedikitnya 30 becak yang di cat, dari total 200 becak yang ada di Kota Madiun saat ini.

“Kalau masihbada becak yang jelek, akan kita tarik kita perbaiki. Selama becak mereka diperbaiki, mereka akan kita berikan bantuan sembako dan uang transport,” tegasnya.

Dijadwalkan trotoar Pahlawan Street Center bakal rampung Desember 2020 nanti. Sedangkan prediksi potensi wisatawan dari luar kota, sekitar 20 ribu perhari. Upaya Wali Kota menggeliatkan kembali perekonomian di lini kelurahan ini, sesuai statement Presiden Joko Widodo terkait intervensi berbasis lokal ditengah pandemi covid-19. *(ADV/Ayu)

Leave A Reply

Your email address will not be published.