Cakrawala News
Portal Berita Online

Pemkot Blitar Gelar Grebeg Pancasila, Masyarakat Berebut Berkah Gunungan Lima

0 171

BLITAR CAKRAWALA.CO – Pemkot Blitar kembali menggelar Grebeg Pancasila secara meriah dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila setiap tanggal 1 Juni.

Rangkaian agenda diawali Bhedolan Pusaka di Istana Gebang dan Pawai Lentera menuju Kantor Walikota Blitar yang dilanjutkan malam tirakatan (macapat) Selasa (31/5/2022) malam.

Pada rangkaian kegiatan hari ini, tanggal 1 Juni 2022 digelar upacara budaya bertempat di Alun Alun Kota Blitar yang diikuti seluruh pejabat dan berbagai elemen masyarakat. Peringatan Harlah Pancasila tahun ini mengambil tema ‘Bangkit Bersama Membangun Peradaban Dunia’.

Walikota Blitar Santoso selaku inspektur upacara mengatakan, tanggal 1 Juni manjadi hari yang sangat bersejarah bagi bangsa Indonesia. Pada tanggal itu, tahun 1945, Bung Karno menyampaikan gagasan dasar negara Pancasila.

“Semoga peringatan Harlah Pancasila ini menambah gelora semangat Pemkot Blitar dan masyarakat untuk semakin memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” kata Walikota Santoso.

“Pancasila sudah final, tidak perlu diperdebatkan lagi. Pancasila telah teruji menghadapi tantangan dan terbukti mampu mempersatukan bangsa Indonesia yang Bhineka,” tandas Santoso.

Usai upacara budaya dilanjutkan kirab Gunungan Lima yaitu sebagai simbol lima sila Pancasila. Arak-arakan hasil bumi ini juga diikuti oleh seluruh Forkopimda diantaranya Walikota Santoso, Ketua DPRD Kota Blitar, Kapolres Blitar Kota, Dandim 0808/Blitar serta pejabat lainnya dengan menaiki delman dan diikuti para istri naik becak.

Ribuan warga masyarakat antusias menyambut arak-arakan Gunungan Lima di sepanjang jalan yang dilalui menuju Makam Bung Karno (MBK).

Walikota Blitar Santoso bersama Ketua DPRD Kota Blitar dr Syahrul Alim beserta Forkopimda sesaat memasuki MBK

Sesampainya di lokasi, Gunungan Lima terlebih dahulu dibawa masuk ke dalam area MBK. Setelah sejenak dilakukan prosesi upacara adat, Gunungan Lima kemudian dibawa ke luar. Puluhan warga lalu berebut gunungan yang berisi hasil bumi berupa sayur dan buah untuk dibawa pulang.

“Wah, senang sekali. Saya baru pertama kali ikut rebutan gunungan hasil bumi seperti ini. Alhamdulillah, dapat sayur kacang panjang, terong, buah jeruk dan sawo. Selain berharap berkah dari Allah, mungkin makna dari rebutan gunungan ini adalah bahwa rejeki itu memang harus dijemput,” kata Eko, warga Ngunut Tulungagung yang datang berdua bersama anak perempuannya. (Adv/Kominfo/ek)

Leave A Reply

Your email address will not be published.