Cakrawala News
Portal Berita Online

Pemko dan Kemenag Bukittinggi Siapkan Regulasi Keberangkatan Calon Jemaah Haji ke Tanah Suci

0 29

BUKITTINGGI, Cakrawala.co – Jelang musim haji tahun 2022, Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi bersiap melayani serta menyiapkan berbagai rencana keberangkatan haji. Regulasi itu termasuk protokol penyelenggaraan haji pada masa pandemi Covid-19, seperti vaksinasi para calon jemaah haji yang akan berangkat ke Tanah Suci Mekkah tahun 2022.

Situasi terkini, para Calon Jama’ah Calon Haji dari Kota Bukittinggi tahun 2022, juga telah mengikuti bimbingan manasik haji tingkat kota dan kecamatan. Bimbingan manasik haji ini, dibuka secara resmi oleh Wali Kota Bukittinggi, dengan didampingi Kakan Kemenag, di Pendopo rumah Dinas Wako, Senin 23 Mei 2022.

Kepala Kantor Kemenag Bukittinggi, Eri Iswandi, didampingi Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Bukittinggi, Tri Andriani Djusair, menyebutkan, Calon Jemaah Haji (CJH) Provinsi Sumatera Barat tahun ini berjumlah 2093 orang. Untuk Kota Bukittinggi, mendapat kuota sebanyak 116 orang. Namun, hingga saat ini baru 113 jemaah calon haji yang telah melakukan pelunasan pembayaran keberangkatan, ujarnya.

” Proses bimbingan manasik haji ini dilaksanakan untuk memberikan penjelasan kepada jemaah calon haji, tentang kebijakan Pemerintah Indonesia dan Arab Saudi tentang penyelenggaraan ibadah haji tahun 2022. Bimbingan manasik haji tahun ini, dilaksanakan 4 kali di tingkat kecamatan dan 2 kali di tingkat kota, mulai tanggal 23 hingga 28 Mei 2022. Selama 2020 dan 2021, CJH juga telah diberikan bimbingan manasik sepanjang tahun, yang diberi nama Bukittinggi Mabrur, ” paparnya.

Jika merunut pada jadwal, CJH Bukittinggi berangkat tanggal 4 Juni 2022 menuju Asrama Haji Embarkasi Padang. Jemaah dari Kota Bukittinggi masuk kloter 2 Sumbar, yang direncanakan berangkat menuju Madinah pada tanggal 5 Juni 2022. Keseluruhan CJH Bukittinggi terdiri dari 10 regu dan 3 rombongan, tukasnya.

Sebagai tambahan informasi, para CJH sudah melunasi pembayaran keberangkatan sejak 2020, sebanyak 283 orang. Namun, karena ada batasan dari Arab Saudi, sehingga yang diberangkatkan tahun 2022 ini, sebanyak 40 persen dari jumlah itu, yakni sebanyak 116 orang. Dimana, ada batasan usia tahun ini maksimal 65 tahun dan minimal 18 tahun, tukuknya.

Sementara itu, bagi jemaah yang sudah melakukan pelunasan pembayaran namun tidak berangkat tahun ini, menjadi prioritas berangkat tahun 2023 mendatang, imbuhnya.

Sementara itu, Walikota Bukittinggi, Erman Safar, menyampaikan, untuk kelancaran komunikasi, Pemerintah Kota Bukittinggi telah mendaftarkan Ketua MUI Bukittinggi, Aidil Alfin, sebagai perwakilan dari Pemko Bukittinggi untuk berangkat haji mendampingi JCH Bukittinggi tahun ini. JCH diharapkan dapat mengikuti pembimbing selama melaksanakan ibadah haji, ucapnya.

“Kami berharap semoga bimbingan manasik haji ini, dapat diikuti oleh jamaah calon haji dengan baik, sehingga terwujudnya kemandirian jamaah calon haji dalam beribadah di tanah suci, menuju Haji Mabrur. Beribadahlah dengan maksimal, karena dijadwalkan, wukuf di Arafah tahun ini jatuh pada hari Jumat, yang biasa disebut dengan Haji Akbar, ” ungkap Erman Safar. (**)

Leave A Reply

Your email address will not be published.