Cakrawala News
Portal Berita Online

Pemkab Gresik Cairkan Rp 5,9 Miliar untuk Tahap Awal Pembebasan Lahan Kali Lamong

0 2.079
GRESIK, CAKRAWALA.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, Jawa Timur mempercepat normalisasi Kali Lamong. Progres terbaru, pembebasan lahan tahap pertama seluas 1,2 hektare (ha) telah diselesaikan.

Untuk itu, Pemkab Gresik menggelontorkan anggaran sebesar Rp 5,9 miliar untuk pembebasan 10 bidang tanah di pinggiran Kali Lamong, Desa Tambakberas dan Desa Jono, Kecamatan Cerme tersebut.

“Pembebasan lahan ini agar normalisasi Kali Lamong segera dikerjakan. Sehingga permasalahan banjir tahunan segera teratasi,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Selasa (31/8/2021).

Yani menjelaskan, persoalan banjir luapan Kali Lamong menjadi ancaman setiap tahun. Banyak petani yang gagal panen akibat banjir.

“Alhamdulillah pembebasan lahan tahap pertama ini berjalan lancar, tidak ada sengketa apapun,” imbuhnya.

Mantan Ketua DPRD Gresik tersebut menambahkan, pembebasan lahan sepanjang sungai Kali Lamong di Kabupaten Gresik akan diselesaikan secara bertahap. Karena, setiap tahun Pemkab Gresik hanya boleh membebaskan lahan seluas 5 ha. Diprediksi dalam jangka watu lima tahun ke depan, pembebasan lahan sudah rampung.

“Pemkab Gresik dan DPRD berkomitmen dalam perubahan APBD akan mengalokasikan untuk pembebasan lahan berikutnya. Selain itu BBWS juga menganggarkan Rp 100 miliar,” imbuhnya.

Dalam rencana Pemkab Gresik, tahun ini ada tiga desa sebagai sasaran awal pembebasan. Yakni, Desa Jono, Tambakberas, dan Morowudi. Ketiganya diperkirakan membutuhkan anggaran Rp 79 miliar.

Sementara, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Gresik Asep Heri menyebutkan, pembebasan lahan tahap pertama berada di lima desa dan dua kecamatan. Tahap ini ada 54 bidang yang akan dibebaskan.

“Untuk bulan ini, kita selesaikan 10 bidang di Desa Tambakberas dan Jono Kecamatan Cerme. Sedangkan 44 bidang lagi, akan diselesaikan bulan September,” tandasnya. (Zen)

Leave A Reply

Your email address will not be published.