Cakrawala News
Portal Berita Online

Pemkab Bantul Gelar Vaksinasi Booster Dan Sero Surveilans

0 27

JOGJAKARTA,CAKRAWALA.CO-Pemerintah Kabupaten Bantul menggelar kick vaksinasi dosis ketiga atau booster yang diawali dengan penyuntikan vaksin dosis ketiga astra zeneca setengah dosis kepada Bupati Bantul Abdul Halim Muslih di kantor Dinas Kesehatan Bantul, Senin ( 17/1/2022). Selain itu oemkab bantul dalam hal ini Dinas Kesehatan juga melakukan sero surveilans titer antibodi kuantitatif pada tenaga kesehatan dan petugas pelayanan publik.

” kita telah mulai vaksin booster dan sekaligus melakukan Sero surveilans. Sero surveilans ini dilakukan untuk mengetahui titer antibodi dari kelompok tenaga kesehatan dan pelayanan publik untuk mengetahui herd immunity yang sudah dicapai di Kabupaten Bantul seperti apa,” jelas Agus Budi Raharjo Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, disela – sela kick off vaksinasi covid 19 booster.

Lebih lanjut dikatakan sero surveilans titer antibodi kuantitaif ini dilakukan, Karena pihaknya ingin memberikan bukti dan memberikan motivasi kepada masyarakat untuk mengikuti vaksinasi dan juga vaksinasi booster. Apalagi saat ini muncul ancaman COVID-19 jenis Omicron dan gelombang ketiga bisa diproteksi dengan vaksinasi.

” Dengan pelaksanaan vaksinasi booster ini diharapkan mampu memproteksi diri dari ancaman covid 19 jenis Omicron,” ungkap kadinkes

Agus Budi Raharjo yang akrab dipanggil gusbud ini menerangkan pihaknya akan mengambil sampel sebanyak 1.008 orang dari tenaga kesehatan dan pelayanan publik untuk melakukan sero surveilans. Sementara itu untuk metodologinya nanti dari Univeresitas Gajah Mada.

” Mengenai asil sero surveilans akan keluar pada bulan Februari 2022 mendatang,” ujar Agus Budi Raharjo kadinkes Bantul.

Sementara itu Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, mengharapkan imunitas masyarakat akan semakin kuat lewat vaksinasi booster. Apalagi sat ini telah muncul varian Omicron yang diketahui sudah masuk ke Indonesia.

” Pencapaian vaksinasi di Bantul diatas 70 persen sehingga secara teory sudah terbentuk herd Imunity. Namun kita ini kan belum memiliki informasi yang akurat seberapa besar herd immunity masyarakat setelah divaksin. Tapi akan lebih meyakinkan lagi jika dilakukan Sero Surveilans Titer Antibodi Kuantitatif,” terang Bupati Bantul .

Sedangkan untuk sasaran vaksinasi booster, imbuh Abdul Halim Muslih, pihaknya akan merujuk pada data jumlah warga yang telah divaksinasi dosis kedua, yaitu sekitar 667 ribu orang. Kendati, pemberian booster waktunya akan berbeda-beda karena syarat jarak vaksinasi dosis kedua dan booster minimal enam bulan. Ditambahkan bahwa pencapaian vaksinasi di Bantul cukup bagus. ( Okta/ Santosa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.