Cakrawala News
Portal Berita Online

Pemilik 4,622 Kilogram Sabu Divonis 18 Tahun Penjara

MADIUN, CAKRAWALA.CO-Sidang putusan Siti Artiasari (38) dan Natasha Harsono (23) digelar di ruang Cakra Pengadilan Negeri Madiun, rabu 23 oktober 2019.

Kedua terdakwa pemilik sabu seberat 4,266 kilogram ini hanya tertunduk dan meneteskan air mata saat majelis hakim pengadilan Madiun membacakan putusan. Keduanya divonis masing-masing, Siti Artiasari (terdakwa 1) 18 tahun penjara dan Natasya Hartono (terdakwa 2) 15 tahun penjara, denda masing – masing 1 milyar rupiah.

Hakim ketua Teguh Harisa mengatakan, putusan 18 tahun dan 15 tahun ini lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum, yakni 20 tahun. Hal ini mendasar pada berbagai pertimbangan, diantaranya sikap kooperatif dan kejujuran para terdakwa selama proses persidangan, barang bukti, peran dari masing masing terdakwa dan keterangan saksi – saksi.

“Terdakwa 2 lebih jujur daripada terdakwa 1. Kemudian melihat peranan keduanya, terdakwa 1 ini lebih aktif mendistribusikan barang (sabu, red) daripada terdakwa 2,” jelas Teguh.

Terkait barang bukti, Teguh menjelaskan, setelah diteliti ada benerapa barang bukti yang dikembalikan kepada gerdakwa. Diantaranya benerapa unit handphone. Ini karena tidak barang tersebut tidak ada hubungan dengan kasus yang di perkarakan.

Mengenai keterlibatan Warga Binaan Lapas Madiun, Taguh mengungkapkan, dari keterangan saksi Edmon Gani mengaku tidak mengenal kedua terdakwa. Dan fakta di persidangan tidak ada bukti yang menguatkan bahwa ketiganya ada keterlibatan.

“Tapi apabila setelah putusan ini ternyata yang bersangkutan (Edmon Gani) terbukti ada keterlibatan, maka dia akan kami ajukan sebagai terdakwa dalam perkara yang berbeda,” tegas Teguh.

Sementara itu Muhamad Fitria Romadhon, kuasa hukum terdakwa mengatakan, putusan majelis hakim ini masih terlalu tinggi meskipun lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umun yang 20 tahun. Mengingat terdakwa ini merupakan suruhan Edmon Gani.

“Peran terdakwa 1 yang lebih intens berkomunikasi dengan Edmon, sedangkan terdakwa 2 hanya dimintai tolong rekening nya digunakan untuk sirkulasi uang,” terang Muhamad.

Muhamad menambahkan, yang disampaikan Edmon Gani saat di konfrontir pertanyaan di Lapas dan di persidangan berbeda. Namun pihaknya mengaku masih belum bisa memberikan bukti tersebut di persidangan.

“Saat ditanya dilapas Edmon mengaku mengenal terdakwa 1, tapi dipersidangan ia mengatakan tidak mengenal keduanya,” kata Dia. (Ayu/Win)

%d bloggers like this: