Cakrawala News
Portal Berita Online

Pemdes Suko Bangun 8 Titik Infrastruktur dengan Dana Desa

SIDOARJO, CAKRAWALA.CO – Komitment untuk membangun infrastruktur desa adalah tujuan dari visi misi pemerintahan Desa Suko, Kecamatan Sidoarjo, untuk mengsejahterahkan masyarakat melalui program pembangunan fisik maupun pemberdayaan masyarakat.

Menurut Kepala Desa (Kades) Suko, H. Sabari mengatakan saat ditemui di Balai Desa dengan adanya Dana Desa (DD) dari  APBN yang diglontorkan pemerintah pusat. Sudah nampak dan banyak kemajuan yang di capai dalam membangun kemajuan desa.

“Ada 8 titik pembangunan infrastruktur yang dilakukan pada tahun 2019, mulai drainase di dusun Salam RT 22/ RW 07, pavingisasi di dusun Ginting RT 22 RW 23, box culvert di dusun Sungon RT 23/ RW 07, pembangunan baru balai Posyandu dan pembangunan gedung serbaguna tahap IV yang seluas kurang lebih 30 X 9 meter,” ucap Kades Suko.

Dengan selesainya pembangunan di tahun 2019 di Desa Suko, disambut baik oleh masyarakat desa dikarenakan anggaran DD sebagai pelumas roda pembangunan ekonomi desa. Dana desa diprioritaskan manfaatnya untuk membiayai pembangunan dan pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, kualitas hidup manusia, serta penanggulangan kemiskinan, yang dituangkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa.

“Alhamdullilah berkaitan dengan pembangunan fisik desa sudah kami laksanakan maupun SPJ-nya (surat pertanggungjawaban). Terkait anggaran 2021 kami akan evaluasi dari beberapa kegiatan yang sudah dilaksanakan Tim Pelaksana Kegiatan Desa (TPKD) di Desa Suko. Sehingga kami tidak mengingkan ada masalah yang berkaitan DD,” lanjut Pak Kades.

Desa Suko mempunyai 4 wilayah pedukuan yakni Dusun Salam, Biting, Suko, Sungon. Dalam pesanya diakhir wawancara H. Sabari mengatakan sebagaimana yang dituangkan dalam Undang-Undang, bahwa pengertian DD untuk mensejahterahkan dan melengkapi kebutuhan masyarakat yang ada di wilayah serta lingkungan Desa Suko.

“Empat pedukuan di desa Suko semuanya mendapatkan rata pembangunan serta dana kita bagi rata. Sesuai dengan pengajuan di dalam musyawarah dusun pengajuanya digunakan untuk apa pembangunan fisiknya. Tentunya dalam pengunaan angagran Dana Desa kita selalu terapkan sistem transparan, efisien dan akuntabel” ujarnya. (Win)

%d bloggers like this: