Cakrawala News
Portal Berita Online

Pembunuhan Pasutri Benhil Karena Dipecat Tanpa Pesangon

115

SEMARANG, CAKRAWALA.CO,- Dua tersangka pembunuh suami isteri warga Bendungan Hilir Jakarta ternyata karena sakit hati. Mereka dipecat dari pekerjaannya tanpa pesangon.

Polisi menangkap tiga tersangka di Grobogan Jawa Tengah ketika mereka sedang berfoya-foya Selasa malam (12/9/2017). Seorang diantara mereka tewas ditembak karena melawan ketika hendak ditangkap.

“Saya sudah bekerja selama 25 tahun, tetapi saat diberhentikan kerja, karena perusahaan majikannya tutup, tidak diberi pesangon”, kata Sutarto salah seorang tersangka.

Menurut AKBP Antonius Agus yang didampingi  Kasubbid Penmas Humas Polda Jateng, AKBP Agung Aristyawan penangkapan para tersangka pelaku pembunuhan Husni dan Zakiyah adalah hasil kerjasama Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Tengah.

“Kami memberkan apresiasi kepada Tim Inafis yang bergerak cepat dan memberikan informasi mengenai hasil identifikasi penemuan mayat di Sungai Klawing, Purbalingga”, ungkap Antonius.

Lebih lanjut Antonius menegaskan, atas dasar informasi tersebut, perburuan terhadap para tersangka cepat terungkap.
Menurut pengakuan para tersangka, mereka menghabisi korban dengan menggunakan tongkat besi.

Ketiganya sudah merencanakan niat tersebut dan sengaja bertamu ke rumah korban. Sang istri yang berada di rumah saat itu langsung dibunuh. Sedangkan sang suami yang pulang dari masjid kemudian dibunuh setelahnya.

Aksi perampokan dan pembunuhan tersebut dilakukan pada Minggu (10/9/2017) dan kedua korban diduga tewas pada pukul 20.00 WIB. Mayat keduanya ditemukan Senin (11/9/2017), saat mayatnya ditemukan mengapung di sungai Klawing, Purbalingga, Jawa Tengah.

Setelah dilakukan pemeriksaan di Mapolda Jawa Tengah, ke 2 tersangka dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, jenasah Ahmad Zulkifli, setelah dilakukan otopsi, selanjutnya diserahkan kepada keluarga. (ARIF)

Comments are closed.