Cakrawala News
Portal Berita Online

Pemkot Madiun Sosialisasi Pembinaan dan Penyuluhan Siswa Generasi Penegak Perda (SIGAP)

MADIUN, CAKRAWALA.CO – Pemerintah Kota Madiun melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Madiun, menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Wali Kota (Perwali) yang ada di Kota Madiun, di Ball Room Hotel Aston Kota Madiun, Jum’at 21 Februari 2020.

Sosialisasi kali ini menyasar kepada siswa/siswi SMP sederajat di Kota Madiun. Hal ini untuk memberikan pemahaman mengenai tugas pokok dan fungsi  Polisi Pamong Praja sebagai penegak Perda.

Wali Kota Madiun Maidi mengatakan, sebagai yang menikmati manfaat dari pembangunan daerah, generasi muda harus diberikan pemahaman dan pengetahuan terkait hukum yang berlaku, dengan apa yang dilakukan terhadap pelanggaran Perda. Dan yang paling penting menumbuhkan kesadaran generasi muda akan perlunya pola hidup sehat, berperilaku baik, berbudi pekerti luhur, meningkatkan kesadaran akan bahaya narkoba dan segala bentuk kenakalan remaja.

“Satpol saja tidak akan bisa bekerja sendiri. Jadi disini, masyarakat dilibatkan, dan anak – anak ini nanti yang akan menjadi Duta Perda, sebagai instruktur di lingkungan terdekat mereka, seperti keluarga, teman sekolah dan tetangga. Saya yakin 3 tahun kedepan karakter anak – anak ini nanti sudah terbentuk,” jelas Wali Kota.

Kegiatan semacam ini sudah dilaksanakan sejak tahun 2018 lalu, yang juga menyasar kepada pelajar. Wali Kota mengakui hal ini sangat efektif, terbukti saat ini corat – coret sudah tidak ada lagi. Infrastruktur yang ada jadi lebih bermanfaat untuk jangka panjang manakala yang menikmati juga harus ikut menjaga,

“Mari kita jaga bersama, yang masih corat coret kita ingatkan, kita fasilitasi dengan tempat dan alat untuk menyalurkan bakat corat – coret. Kita beritahu bahwa Kota Madiun akan menuju nomor 1 di negeri kita ini,” imbau Wali Kota.

Kepala Satpol PP Kota Madiun Sunardi Nur Cahyono saat sosialisasi SIGAP.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Madiun, Sunardi Nur Cahyono menjelaskan, Sosialisasi ini terkait pemahaman Peraturan Daerah (Perda). Dimana Perda sifatnya mengatur dan mengikat, sehingga diharapkan siswa yang dapat memahami perda maka akan ikut andil di dalamnya.

“Minimal menjadi penengak Perda untuk dirinya sendiri, keluarga, lingkungan sekolah yang berdampak pada Kota Madiun,” kata Kasatpol PP.

Persoalan pelanggaran Perda dan kenakalan remaja saat ini sudah menjadi persoalan yang sangat serius bagi pemerintah. Karena generasi muda sekarang ini, termasuk anak sekolah tingkat SMP sangat mudah terpengaruh dengan lingkungan sekitar.

Lebih lanjut Sunardi berharap, siswa lebih tertib. Contoh yang paling sederhana adalah disiplin diri dengan tidak boleh buang sampah sembarangan dan berkata kotor. Ini untuk membawa Kota Madiun nyaman dan damai. Setelah ini pihaknya akan terus melakukan tindak lanjut, dengan melakukan pembinaan terus menerus.

“Kedepan juga akan ada MoU dengan sekolah dan terjun ke sekolah langsung. Tentu saja ini demi kemajuan Kota Madiun dan demi siswa sendiri dalam meraih masa depan sebagai generasi bangsa,” harap Sunardi.

Sosialisasi ini diikuti 223 siswa SMP sederajat Kota Madiun. Terdiri 168 siswa SMP Negeri, 32 siswa SMP swasta, dan 23 pendamping. Selaku narasumber adalah Wali Kota Madiun, Kasatbinmas Polres Madiun Kota dan dari KPAI Kota Madiun.*(ADV/Ayu)

%d bloggers like this: