Cakrawala News
Portal Berita Online

Pembelajaran Daring Masa Pandemi Covid 19 di SD Negeri Pasiraman Lor

0 792

PEMBELAJARAN DARING MASA PANDEMI COVID -19

DI SD NEGERI PASIRAMAN LOR

Masa pandemi covid-18 terjadi di Indonesia pada pertengahan Bulan Maret 2020. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menegaskan, bencana pandemi virus corona SARS-CoV2 (Covid-19) di Tanah Air membuat kegiatan belajar mengajar (KBM) di kelas terpaksa ditiadakan. Meski murid-murid sekarang belajar dari rumah, bukan berarti kegiatan belajar mengajar (KBM) 100 % dilakukan secara dalam jaringan (daring). Pembelajaran daring adalah metode belajar yang menggunakan model interaktif berbasis internet atau pembelajaran virtual. Di tengah masa Pandemi Covid-19 ini kebijakan pemerintahan memberlakukan belajar dari rumah. Pembelajaran dilakukan secara daring. Begitu pula yang saya dan teman-teman di sekolah alami. Secara tiba-tiba pembelajaran e-learning berubah menjadi sebuah kewajiban yang harus dilaksanakan oleh semua pendidik.

ads bukopin

Pada awal pembelajaran daring di SD Negeri Pasiraman Lor mengalami beberapa kendala dalam pelaksanaanya, hal ini terjadi karena berbagai faktor mulai dari fasilitas pembelajaran daring yang dimiliki dan kemampuan untuk mengoperasikanya. Selain itu kurangnya kemampuan guru dalam ICT juga menimbulkan kendala dalam pelaksanaan pembelajaran daring.

Beruntung kita hidup di era teknologi informasi yang saat ini memungkinkan kita untuk tetap melanjutkan aktivitas belajar, Komunikasi dengan menggunakan platform chat seperti WhatsApp telah banyak dimanfaatkan. Demi mendukung belajar daring di musim pandemi dapat dimanfaatkan video streaming platform untuk menyebarkan video pembelajaran, Dengan adanya hal tersebut di atas, para guru di SD Negeri Pasiraman Lor mencoba untuk meningkatkan pemahaman mereka terhadap ICT untuk menyesuaikan dengan situasi dan kondisi yang terjadi. Guru-guru di SD Negeri Pasiraman Lor membuat pembelajaran daring agar mudah di akses oleh siswa yaitu dengan memanfaatkan aplikasi whatshap group di kelas masing-masing. Guru belajar membuat video pembelajaran untuk di gunakan dalam menyampaikan materi pelajaran sehingga tujuan dari pembelajaran tetap tersampaikan kepada peserta didik.

Selain itu, guru di SD Negeri Pasiraman Lor juga aktif dalam kegiatan KKG (Kelompok Kerja Guru) di wilayah Kecamatan Pekuncen untuk meningkatkan pemahaman mereka terhadap pembelajaran daring. Dalam kegiatan KKG tersebut masing-masing guru tergabung dalam whatshap group sesuai dengan kelas masing-masing. Dengan adanya kegiatan tersebut sangat membantu guru dalam mengelola kegiatan pembelajaran daring di kelas. Selain menguntungkan guru, kegiatan KKG ini juga dapat meningkatkan pemahaman peserta didik dalam belajar secara daring karena mereka dapat belajar secara langsung menggunakan video pembelajaran yang telah di-share oleh guru ke whatshapp group kelas. Meskipun wabah pandemi covid belum berakhir tetapi pembelajaran daring dapat terlaksana dengan baik di SD Negeri Pasiraman Lor Kecamatan Pekuncen.

Namun setelah model pembelajaran seperti yang disebutkan di atas berjalan selama 6 bulan. Antusiasme siswa dalam mengikuti pembelajaran daring mulai berkurang. Dan hal tersebut berpengaruh terhadap prestasi belajar yang diperoleh mereka selama melaksanakan pembelajaran daring. Berdasarkan hal tersebut. Perlu diterapkan strategi baru dalam pembelajaran daring di SD Negeri Pasiraman Lor selain hanya mengshare video pembelajaran melalui whatsapp group kepada peserta didik. Strategi yang dilakukan adalah dengan melaksanakan pembelajaran daring berbantuan zoom meeting. untuk menyampaikan materi dan menyapa anak-anak di rumah. Guru hadir dalam pembelajaran berbantuan aplikasi zoom meeting minimal satu jam dalam satu hari yang kami buat jadwalnya dan kami sepakati bersama walimurid, tentu sebelumnya kami sosialisasikan bagaimana cara menginstal aplikasi dan cara menggunakannya.

Apakah efektif pembelajaran daring hanya dilaksanakan satu jam saja melalui zoom meeting? Guru berusaha menyajikannya seefektif mungkin, selain zoom meeting. Guru memberikan tugas-tugas aplikatif sesuai tema yang diajarkan, dengan beberapa materi yang sudah diberikan ke anak didik selama belajar di rumah.
Pada kelas yang saya ajar, yaitu kelas V. Saya menggunakan aplikasi zoom meeting, dan dipadukan dengan googleform untuk melakukan pembelajaran daring ini. Sungguh dengan hadirnya teknologi zoom meeting ini dan kita manfaatkan untuk pembelajaran sangat membantu dan menjadi salah satu solusi di tengah-tengah masa pandemi Covid 19 yang mengharuskan belajar dari rumah. Dengan adanya peristiwa pandemi ini kita harus mengambil sisi positifnya. Saya yakin setelah masa covid ini usai akan ada perubahan besar-besaran dalam model pembelajaran. Dalam rangka mempersiapkan generasi 4.0 dengan menerapkan TPACK dalam pelaksanaan pembelajaran. (sumber: Kusfatun Yuliani, S. Pd.

Leave A Reply

Your email address will not be published.