Cakrawala News
Portal Berita Online

Pembangunan Tiga Lantai Jln Inspeksi Kali Item Akan Disidak DPRD DKI, Komisi D: ‘Tidak Ada IMB Harus Dibongkar’

 

JAKARTA, CAKRAWALA.CO- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta akan melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di lokasi pembangunan tiga lantai tanpa Izin Mendirikan Bangunan (IMB) terletak dibilangan Jalan Inspeksi, Kali Item RT 017 / 02 no: 17, Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Sidak tersebut dilakukan sebagai upaya untuk mengecek keabsahan pembangunan itu.

Hal tersebut dikatakan, dua wakil rakyat yang duduk di Kebon Sirih saat meninjau pedestrian Jalan Cikini, Menteng, kemarin, Selasa (12/11/2019) siang. Mereka berjanji akan sidak langsung ke lokasi pembangunan tersebut bersama petugas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) Jakarta Pusat.

Wakil Ketua Komisi D DPRD DKI, Nova Harivan Paloh mengutarakan, pihaknya menyayangkan pengawasan yang dilakukan petugas Citata Jakarta Pusat tidak tegas terhadap pembangunan itu.

“Kita aja kalau membangun rumah harus ada IMB. Bagaimana ini, ada bangunan besar tiga lantai tanpa IMB, berarti pengawasan yang dilakukan petugas Citata kurang,” ucap Nova kemarin siang, Selasa (12/11/2019).

Selain itu, Komisi D DPRD DKI juga akan menanyakan kepada petugas Citata Jakarta Pusat terhadap pembangunan tersebut.

“Perlu adanya pengawasan-pengawasan yang tegas dari petugas Citata. Kita akan cek keabsahan bangunan itu dengan petugas Citata di lokasi pembangunan,” tandasnya.

Sementara, anggota komisi D DPRD DKI, Hardiyanto Kenneth menegaskan, soal pembangunan itu, kita mesti cek dan harus cek ke lapangan, mungkin yang lebih tepat kita sidak ke lokasi pembangunan. Pihaknya juga tidak hanya wacana atau masukan dari informasi saja. Tapi akan mengecek langsung ke lokasi.

“Tolong, kalau ada temuan seperti itu di foto kasih alamat yang lengkap. Nanti kita cek ke lokasi,” ucapnya.

Ia menambahkan, komisi D DPRD DKI berharap jika pembangunan tidak memiliki IMB, seharusnya dapat segera dibongkar karena menyalahi aturan. “Kalau tidak ada IMB di lokasi pembangunan tersebut, ya harus dibongkar,” paparnya.

Sebelumnya, warga Sumur Batu sudah melayangkan surat ke Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan dan Inspektorat DKI Jakarta dua kali kirim surat pada bulan Agustus dan September, terkait dengan pembangunan tiga lantai tanpa IMB. Tapi tidak ditanggapi.

“Kami khawatir jika terjadi musibah kebakaran akses jalan mobilisasi kendaraan Gulkarmat tidak bisa masuk, karena akses jalan tertutup dengan maraknya bangunan liar,” keluh salah satu warga Sumur Batu.

Ditempat terpisah, Ketua Lembaga Pemantau Penyimpangan Aparatur Daerah (LP2AD) Victor Irianto Napitupulu mengaku, era zamannya sudah berbeda.

“Lain dulu lain sekarang. Beda zaman Gubernur nya pak Ahok, laporan keluhan warga langsung ditindaklanjuti. Tapi zaman sekarang lamban,” ujarnya. (Man)

%d bloggers like this: