Cakrawala News
Portal Berita Online

Pembangunan Jln Pintu Air V Pasar Baru Tidak Sesuai IMB, Sudin Citata Jakpus Tutup Mata

Tampak Dalam Gambar, Bener IMB Menempel di Lokasi Pembangunan Jalan Pintu Air V no: 39 Pasar Baru

 

JAKARTA, CAKRAWALA.CO- Pembangunan enam lantai terletak dibilangan Jalan Pintu Air V no: 39 Pasar Baru, Sawah Besar dipertanyakan publik.

Pasalnya, pembangunan ini menggunakan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) nomor: 2550/IMB/2010 tanggal 28-3-10, terletak di Jalan Pintu Air V no: 39 RT 004/02, Pasar Baru, penggunaan kantor lima lantai menjadi perbincangan hangat masyarakat, lantaran di lokasi pembangunan setinggi enam lantai dengan ratusan pintu kamar Kosan.

“Iya info nya, pembangunan itu akan digunakan sebagai rumah kosan. Anehnya, IMB yang terpasang di lokasi pembangunan itu terlihat tahun 2010,” ujar Ujung (54) warga Kecamatan Sawah Besar, Jumat (20/12/2019).

Ditambahkannya, petugas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) Jakarta Pusat yang membidangi pengawasan pembangunan sepertinya masuk angin serta tutup mata dan telinga.

“Pembangunan itu, selain tidak sesuai dengan IMB juga melanggar Garis Sepadan Bangunan (GSB),” tandasnya.

Saat dikonfirmasi, salah satu, staf Sudin Citata Jakpus ketika ditanya pembangunan tersebut mengaku, kewenangan pengawasan terhadap pembangunan itu merupakan tugas Kepala Seksi Pengawasan Bangunan yaitu pak Koko.

Sementara, Pengamat Perkotaan, Yayat Supriyatna menyatakan, kalau masyarakat menemukan penyimpangan terhadap pembangunan yang melanggar segera laporkan ke Ombudsman.

“Boleh laporkan ke Ombudsman, aduan nya harus disertai dengan bukti-buktinya,” jelasnya.

Ditambahkannya, masyarakat juga harus laporkan ke Dinas Citata DKI Jakarta.

“Kalau masyarakat menemukan penyimpangan laporkan juga ke Dinas Citata DKI Jakarta, untuk di cek apakah punya IMB dan Sertifikat Layak Fungsi (SLF),” tambahnya melalui via Handphone.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Lembaga Penyimpangan Aparatur Daerah (LP2AD) menegaskan, Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan harus tahu bahwa kinerja petugas Citata Jakarta Pusat yang tutup mata harus segera dievaluasi sebelum pembangunan serupa bertambah banyak.

“Pak Gubernur Anies harus secepatnya mengevaluasi jajaran Sudin Citata Jakpus sebelum pembangunan melanggar di Jakarta Pusat tambah banyak,” tandasnya. (Is)

%d bloggers like this: