Cakrawala News
Portal Berita Online

Pembangunan Geopark Danau Limboto Ditargetkan Selesai Tahun 2021

GORONTALO CAKRAWALA.CO- Pemerintah Kabupaten Gorontalo berusaha untuk segera menyelesaikan pembentukan Geopark (Taman Bumi) untuk pelestarian danau limboto pada tahun 2021.

Hal itu dijelaskan oleh Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo saat menghadiri rapat koordinasi bersama tim ahli dari Kementerian Bapennas RI, Badan Geologi Nasional Kementerian ESDM, ahli Geologi dari UGM Jogyakarta dan UNG dalam rangka percepatan rintisan pembentukan Geopark, di Kantor Bupati. Rabu (26/2)

“Satu tahun terakhir kita bicara soal itu (pengeringan danau limboto), harus jelas langkah-langkanya. Karena, dari Bepennas telah datang, Pusat Survei Geologi dan juga ahli geologi UGM, maka disinalah kita harus berkomitmen membuat langkah yang konkrit, targetnya 2021 Geopark sudah selesai,” ujar Nelson yang telah merencanakan perampungan program pembangunan ditahun 2021 yang merupakan tahun terakhir masa jabatannya sebagai Bupati Gorontalo.

Ia mengatakan lebih lanjut, penyelamatan danau limboto melalui Geopark telah dicanangkan tahun lalu, secara komprehensif Pemkab Gorontalo telah berusaha untuk hal itu. Karena penyelamatan Danau Limboto ini sangat penting. Yang menurutnya Danau Limboto telah menjadi identitas Kabupaten Gorontalo dan untuk Provinsi Gorontalo.

“Padahal di daerah Gorontalo ada 3 tujuan utama yakni, sejahtera, pengembangan SDM, dan mendorong identitas, salah satunya termasuk Danau Limboto,” pungkas Nelson.

Ia menjelaskan alasan Pemerintah Kabupaten Gorontalo memilih pembentukan Geopark. Karena di Limboto ada keunikan yang dilihat oleh dunia. Dari Geopark ini Danau Limboto bisa jadi laboratorium dunia terkait dengan alam. Dengan adanya itu, maka secara komprehensi dari daerah, nasional maupun internasional berbagai ahli akan datang bersama-sama.

“Dan jika ini selesai maka Danau Limboto akan dikenal dunia, maka pariwisata akan berkembang, kelimuan akan berkembang, dan pendapatan akan naik,” tutup Nelson.***(Adv/Fadil)

%d bloggers like this: