Cakrawala News
Portal Berita Online

Pembangunan Food Estate Menjadi Terobosan Kerja Gubernur Kalteng

0 86

PALANGKARAYA KALTENG CAKRAWALA.CO – Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran, menerima kunjungan kerja Direktur Jendral Prasarana dan Sarana Pertanian Kementrian Pertanian RI, Sarwo Edy dan Kepala Badan Litbang Pertanian Fadjri Jufri, bersama sejumlah staf Kementrian Pertanian RI, di Istana Isen MulangSaat tiba di istana isen mulang, H.Sugianto Sabran langsung menyambut kedatangan rombongan Kementrian pertanian tersebut dalam rangka menyelesaikan sejumlah penanganan bidang pertanian hingga percepatan pembangunan food estate di wilayah Pulang Pisau dan Kapuas.Menurut Gubernur Kalteng Sugianto Sabran sinergitas dalam membangun untuk mendukung program pemerintah pusat dalam bidang ketahanan pangan di Kalteng diantaranya adalah pembangunan food estate.Dalam pertemuan tersebut berkembang juga diskusi mengenai pengelolaan masyarakat dan mode pertanian untuk pencapaiannya berupa peningkatan dan pembangunan untuk membantu masyarakat.”dukungan kami sepenuhnya untuk program pemerintah pusat, yang sudah dicanangkan oleh Bapak Presiden RI H.Joko Widodo bahkan sudah meninjau lokasi bersama menteri lainya, hingga kemudian dilanjutkan dengan percepatan pembangunan sarana dan prasarana di lapangan.”kata Sugianto Sabran.Menurut Sugianto pihaknya optimis dapat mendukung program strategis nasional di Kalteng akan sesuai dengan keinginan Presiden RI Joko Widodo untuk ketahanan pangan supaya bisa dapat terwujud dengan baik di Kalteng ini.”Sinergi antara pemerintah Provinsi dan Pusat terus ditingkatkan, ditambah juga dengan keterlibatan instansi terkait hingga masyarakat agar dapat mewujudkan ketahanan pangan dan keberkahan bagi Indonesia juga bagi Kalteng khususnya,” ucap Sugianto Sabran.Gubernur menambahkan Kunker Dirjen Prasarana Sarana Pertanian didampingi yang Direktur perluasan lahan, staf mabes AD, selama dua hari ini dalam rangka pemantapan penyiapan lahan food estate kalteng pada tahap pertama seluas 30.000 ha.”rinciannya di wilyah Pulang Pisau seluas 10.000 hektare dan wilayah Kabupaten Kapuas 20.000 hektare, dimana dengan target penanaman bulan September 2020.”ujarnya.Sejauh ini lanjut Sugianto, tim Kementrian memantau pembuatan sarana dan prasarana di Desa Tahai Baru Kecamatan Maliku, dan pengolahan lahan di Desa Mulya Sari, Kecamatan Pandih Batu, dengan menggunakan alat mesin pertanian (mekanisasi).”ruas jalan yang dibuat lebar empat meter dimana berfungsi sebagai jalan usaha tani untuk angkutan produksi.
Sementara di kanan-kiri ditanami tanaman hortikulura (buah2an dan sayuran) seperti jeruk, cabai dan lainya, dimana juga terdapat saluran irigasi yang dimanfaatkan untuk ternak bebek dan perikanan.”ungkapnya.Ia berharap semua apa yang sudah direncanakan dalam pembangunan Food estate bisa segera terselesaikan dengan baik.***( RT )

Leave A Reply

Your email address will not be published.