Cakrawala News
Portal Berita Online

Pelunasan BPIH Tahap Empat, Kuota Aceh Tersisa 37 Jamaah

BANDA ACEH, CAKRAWALA.CO -Proses pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Provinsi Aceh sudah selesai. Pelunasan BPIH reguler tahap ketiga selesai pada Ramadhan kemarin.

Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Samhudi menyampaikan meski jemaah haji reguler sudah melunasi BPIH, namun masih ada jemaah dan Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) yang belum melunasi.

“Jemaah dan TPHD tidak terpenuhi dan provinsi yang tidak mempunyai jemaah cadangan lunas, oleh karena itu pemerintah akan membuka pelunasan tahap keempat dan jamaah haju Aceh yang berhak lunasi BPIH pada tahap tersebut sedang dalam proses input ke dalam sistem,” kata Samhudi, Ahad (16/6).

Samhudi mengatakan, hal tersebut dalam rangka memaksimalkan kuota jemaah haji dan TPHD pada provinsi yang belum terpenuhi. Sekaligus mengantisipasi jemaah haji lunas yang menunda keberangkatan, maka akan dilakukan pelunasan pemenuhan kuota dengan urutan kriteria dan peruntukannya.

Sebagaiman dikabarkan sebelumnya, setelah dibuka pelunasan tahap ketiga untuk 258 orang, jemaah yang melunasi sudah 232 orang atau 89,92 persen. rinciannya, untuk sisa kuota itu, diisi oleh jamaah cadangan yang juga telah lunasi.

Samhudi menyampaikan, sesuai dengan rekapitulasi dalam lampiran surat yang disampaikan Direktur Pelayanan Haji dalam Negeri Ditjen PHU Kemenag RI Dr H Muhajirin Yanis MPdI, tanggal 12 Juni 2019, dirincikan bahwa kuota haji reguler tahap 4 yang masih tersisa, masih ada di 19 provinsi lagi.

“Provinsi Aceh masih tersisa 37 calon jemaah (11 sisa kuota dan 26 untuk cadangan),” katanya.

Sementara kriteria pelunasan pemenuhan kuota yang dimaksud ialah:

1. Jemaah haji berhak lunas tahun berjalan dan jemaah haji cadangan yang mengalami kegagalan pembayaran BPIH pada 3 (tiga) tahap pelunasan

2. Jemaah haji lanjut usia minimal 75 tahun beserta pendampingnya

3. Nomor porsi berikutnya dalam urutan provinsi dan kab/kota

4. Nomor porsi berikutnya yang berstatus sebagai cadangan sebanyak 10 persen dari sisa kuota tambahan pada masing-masing provinsi berdasarkan data base Siskohat yang belum pernah berhaji dan telah berusia 18 tahun atau sudah menikah.

Disebutkannya, bagi jemaah lanjut usia (lansia) dan pendamping diprioritaskan bagi yang mengajukan percepatan dan telah diinput ke dalam siskohat berdasarkan usia tua. Bagi provinsi yang pengajuan lansia dan pendamping belum terinput ke dalam data base siskohat dapat dilakukan penginputan kembali pada 12 Juni 2019 kemarin.

Data inventarisir data jemaah ini harus disampaikan ke Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Ditejen PHU, paling lambat Senin (17/6),  selanjutnya akan dipublikasikan sebagai data pelunasan BPIH reguler pemenuhan kuota.

Sebagaimana sebelumnya pernah disampaikan, bagi CJH Embarkasi Haji Aceh (BTJ) sebanyak 4.393 telah dibuka tiga tahapan pelunasan BPIH pada Bank-bank Penerima Setoran (BPS BPIH). Tahap 1 sejak Selasa (26 Maret) sampai dengan Selasa (2 April). Saat pelunasan tahap kedua bagi yang belum selesai tahap sebelumnya, telah dibuka sejak Selasa (30 April) sampai Jumat (10 Mei). Dan tahap ketiga juga telah selesai.

Sampai dengan hari terakhir pelunasan tahap ketiga BPIH 1440H, CJH yang lunasinya mencapai 232 orang.

Bagi 4.393 CJH Aceh ditambah dengan kuota tambahan 258 jemaah, yang dibagi dalam 12 kloter (BTJ-01 s/d BTJ-12) itu, pada musim haji 1440 H/2019 ini, masuk dalam keberangkatan Gelombang II. Semua kloter berangkat dari Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang Aceh Besar, langsung Mekkah via Bandara Internasional King Abdul Aziz (JED) Jeddah Arab Saudi.

Pada musim haji ini, jemaah Aceh masuk dalam jadwal keberangkatan gelombang II, yaitu berangkat dari Embarkasi Aceh melalui Bandara SIM langsung ke Bandara King Abdul Aziz Jeddah.

Kloter perdana mulai masuk asrama haji Embarkasi Aceh insya Allah Selasa (23 Juli) pukul 23.10.00 WIB, dan terbang ke Jeddah Rabu (24 Juli) pukul 23.10 WIB. (Dikutip dari portal haji.kemenag.go.id 17/6 ) ***Redaksi Nasional

%d bloggers like this: