Cakrawala News
Portal Berita Online
ads bukopin

Pelihara Iguana, Berawal Dari Hobi Hingga Hasilkan Pundi Uang

0 35

MADIUN, CAKRAWALA.CO – Iguana memang hewan reptil memiliki keunikan tersendiri untuk dijadikan peliharaan. Dengan sifatnya yang sangat kalem, mudah dirawat dan makanannya yang mudah di dapat, dinilai cocok untuk yang baru belajar memiliki hewan peliharaan.

Seperti yang terlihat di rumah Kristina Rosa (25) atau yang akrab disapa Ocha, di Jalan Wirabumi 63, Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun ini. Berawal dari hobi, kini iguana jenis red dan green peliharaannya justru menjadi penghasil pundi rupiah.

Ocha menceritakan awal ia menekuni bisnis pengembangbiakan iguana miliknya, di tahun 2013 lalu. Reptil pertama yang ia pelihara sebenarnya adalah ular jenis carpet phyton. Kemudian tahun 2018, ia membeli 3 iguana betina dan 1 iguana jantan, seharga 12 juta rupiah. Kemudian dari 3 indukan tersebut, ia berhasil menetaskan 110 dari 140 telur iguana.

“Awalnya tidak kepikiran bisa panen anakan iguana. Tapi ya Alhamdulillah justru, ditahun pertama itu jadi awal saya menjalankan bisnis pengembangbiakan iguana,” kata ibu satu anak ini.

Sembari menggendong iguana miliknya, ia melanjutkan ceritanya. Dari 110 ekor iguana yang berhasil ditetaskan, kini hanya tinggal 26 ekor saja yang belum terjual. Ia mengaku, dalam sebulan dirinya bisa menjual 8 hingga 10 ekor iguana. Untuk seekor iguana red, bisa laku antara 500 ribu hingga 2 juta rupian. Sedangakan iguana green dijual mulai harga 300 hingga 500 ribu rupiah per ekor.

“Saya memasarkannya melalui media sosial. Kalau pembeli, selain dari Kota Madiun, juga ada dari berbagai kota. Seperti Jakarta, Surabaya, pokoknya masih wilayah pulau jawa saja,” terang Ocha.

Perempuan bertatto ini mengaku, iguana banyak sekali dicari penggemar reptil. Selain mudah perawatannya, kadal besar ini cukup diberi makan buah-buahan dan sayuran, seperti taoge, kangkung dan pepaya. Kemudian untuk perawatan, hewan yang bertelur setahun sekali ini, hanya perlu di mandikan dengan cara disemprot dan dijemur. Namun pada saat bertelur, iguana harus mendapatkan perhatian khusus.

“Kalau pas bertelur harus ditungguin, jangan sampai telurnya pecah, dan segera dipindah di inkubator,” kata Ocha.

Di musim pandemi Covid-19 ini, Ocha mengaku peminat iguana juga lumayan banyak. Terbukti, penjualannya mengalami peningkatan. Jika biasanya, dalam sebulan ia bisa menjual delapan hingga sepuluh ekor iguana, namun pada saat pandemi meningkat, antara 10 hingga 15 ekor per bulan.

“Mungkin karena mereka banyak di rumah, jadi coba cari kesibukan atau hobi. Saat ini, saya juga sedang mencoba mengembangbiakkan Gecko,” tutupnya.*(Ayu/Win)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: