Cakrawala News
Portal Berita Online
ads riau 2

Pelayanan RSUD Dr.Hardjono Buruk, Warga Lembah Babadan Ambil Paksa Jenazah

0 6,032

Ponorogo,Cakrawala.Co – Nurvia Ika warga desa Lembah Kecamatan Babadan terpaksa harus membawa pulang jenazah ayahnya Wasit (68) yang sebelumnya merupakan pasien menderita sakit jantung, pada Rabu (5/5/2021) dini hari.

Nampak dalam pemulangan paksa jenazah tersebut, pihak keluarga yang didampingi Annas Karunia Illahi (Presiden ICWP) sempat adu mulut dengan petugas RSUD Dr.Hardjono.

Aksi adu mulut terjadi diduga ada kejanggalan sesaat setelah Wasit (68) orang tua Nurvia Ika meninggal di RSUD Dr.Hardjono untuk dipulangkan tapi pihak rumah sakit terkesan berbelit belit.

Bahkan dengan alasan berkoordinasi dengan satgas Covid19 Kabupaten Ponorogo, namun selama dua jam tak kunjung ada kejelasan. Akibat terlalu lama menunggu, akhirnya pihak keluarga mengambil paksa jenazah tersebut.

Dalam keterangan pihak keluarga, Nurvia Eka mengatakan sebelum dirawat di Rumah Sakit, ayahnya menderita sakit jantung selama puluhan tahun. Bahkan saat hendak masuk rumah sakit tanggal 1 bulan mei lalu, korban sempat dilakukan tes antigen oleh petugas medis dan hasil negatif.

Namun pada saat tanggal 3 kemarin. Bahkan kondisi korban terus memburuk dan malam dini hari korban meninggal dunia.

Dikatakannya, bahwa hasil swab akan keluar 3 hari lagi padahal ayah saya sudah meninggal dan saya meyakini bukan covid. Karena waktu control dokter mirza tidak menyatakan itu. Hanya saja saat mau control paginya dokter sudah memberi kode angkat tangan dengan penyakit jatung ayah saya yang sudah parah,”jelasnya.

Sementara atas kejadian ini, pihak keluarga sebenarnya menerima keputusan dari pihak rumah sakit. Namun karena lambat dan seakan berbelit belit akhirnya pihak keluarga membawa pulang paksa jenazah tersebut menggunakan mobil pribadi.

Apalagi diperparah hasil tes yang ketiga belum keluar namun pihak RSUD Dr.Hardjono sudah memutuskan jenazah harus dimakamkan dengan protokol kesehatan. (Nov/rd)

Leave A Reply

Your email address will not be published.