Cakrawala News
Portal Berita Online

Pelajar Tenggelam di Sungai Bengawan Madiun, Akhirnya Ditemukan Tak Bernyawa

0 53

MADIUN, CAKRAWALA.CO – Proses pencarian korban tenggelam, di Sungai Bengawan Madiun hari kedua dimulai sekira pukul 08.00 WIB, oleh Tim SAR gabungan dan relawan. Penyisiran dengan menggunakan 4 perahu karet milik BPBD Kota dan Kabupaten Madiun, Brimob Batalyon Detasemen C Pelopor Polda Jatim Madiun, di radius 100 meter dari titik tenggelamnya korban.

Tim SAR Sikatan Ngawi, Angga Kristiawan mengatakan, pencarian hari kedua, Rabu 10 Juni 2020, petugas melakukan manuver, diatas air menggunakan perahu karet. Setelah lebih dari lima jam proses pencarian, sekitar pukul 12.45 WIB, akhirnya korban ditemukan dua meter dari titik tenggelam.

Angga mengaku, selama proses pencarian pihaknya terkendala banyaknya bronjong kawat dan bebatuan yang ada di dasar sungai.

ads bukopin

“Alhamdulillah, di season kedua ini, kurang lebih hanya setengah jam kami melakukan manuver, korban ditemukan mengapung dalam keadaan berdiri. Posisinya dua meter dari titik tenggelam,” kata Angga.

Sementara dari hasil visum luar terhadap korban disebutkan, korban murni tewas akibat tenggelam, karena tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Swlanjutnya korban dibawa kerumah duka untuk dimakamkan di tempat pemakaman umum Desa setempat.

Sebelum ditemukan tewas, seorang siswa kelas 1 SMP 3 Kota Madiun, bernama Radian Candra Eko Setiawan (14), warga Jalan Mojopahit, Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, berenang di Sungai Bengawan Madiun bersama dua orang temannya, Selasa 9 Juni 2020 sekira pukul 15.30 WIB.

Korban yang sempat melambaikan tangannya meminta pertolongan ini, dikira hanya “nge-Prank” dan tidak dihiraukan teman-temannya. Namun setelah beberapa lama korban tidak muncul ke permukaan, dua orang temannya panik dan meminta pertolongan warga sekitar untuk melaporkan kejadian ini ke Polsek setempat. *(Ayu/Win)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.