Cakrawala News
Portal Berita Online

Paud Yang Dulu Diresmikan Jokowi Ambruk, Siswa Sudah 10 Bulan Belajar Di Halaman

SOLO CAKRAWALA.CCO,-Bangunan Paud Harapan Bangsa yang berada di kampung Sorogenan RT 05/RW 05 Jagalan, Kecamatan Jebres, Solo, sudah hampir setahun ambruk.Beruntung ambruknya Paud yang dulu diresmikan oleh Jokowi tersebut terjadi saat masa libur sekolah,sehingga tidak ada korban.Kini sudah hampir satu tahun siswa harus belajar di halaman yang disulap menjadi kelas darurat dengan kondisi memprihatinkan.

 

Bangunan utama Paud Harapan Bangsa yang ambruk tersebut berukuran sekitar 4 meter x 8 meter persegi. Atap bangunan sepenuhnya ambruk. Sedangkan tembok di empat sisi masih berdiri meski kondisinya rapuh.akibat ruang kelas mereka ambruk, sejumlah siswa paud hingga kini  terpaksa belajar di luar kelas,para siswa belajar di ruang yang biasa digunakan sebagai ruang bermain,yang disulap menjadi kelas daruratkarena bangunan yang ambruk belum diperbaiki sampai sekarang.setiap hari para siswa belajar di luar kelas yang berdekatan dengan tembok gedung sekolah mereka yang ambruk,dengan hanya dikelilingi triplek yang tingginya satu meter. jika cuaca panas siswa kepanasan karena kelas darurat mereka hanya beratapkan seng.para siswa dan guru ini juga seakan tidak menghiraukan tembok kelas mereka yang bisa roboh sewaktu waktu karena bangunanya yang sudah tua.

Kepala paud harapan bangsa Sri Wahyuningsih, senin(11/11/19) mengatakan,ambruknya atap bangunan sudah terjadi pada 27 januari 2019 lalu.pihaknya sudah memberitahukan kondisi paud yang ambruk ke Pemkot Solo maupun ke Dinas Terkait , namun hingga saat ini belum ada tindakan.akibat kondisi sekolah yang rusak parah,siswa yang masuk ke Paud Harapan Bangsa juga berkurang sangat banyak,hal ini disebabkan karena orang tua takut mengetahui kondisi paud yang rusak.jika sebelum ambruk bisa sekitar 40 siswa kini hanya 23 siswa saja,”terangnya.Sri menambahkan, Paud Harapan Bangsa mulai memulai belajar mengajar tahun 2006, dan diresmikan oleh Jokowi saat itu menjabat sebagai wali kota Solo pada tahun 2007.Namun bangunannya sudah lama, sekitar 40 tahunan. pasalnya dulu sebelum digunakan untuk Paud, terlebih dulu digunakan untuk TK LKMD,”tambahnya.

Tidak hanya belajar di luar kelas yang ambruk,sebanyak 23 siswa ini dbagi menjadi dua kelas,yang satu kelas belajar di dalam gudang yang berekatan dengan toilet,pihak Paud dan orang tua murid berharap gedung sekolahan mereka bisa segera diperbaiki secepatnya,agar tembok yang sudah tua tidak membahayakan para siswa dan guru, sehingga siswa bisa belajar dengan nyaman…(AgB)

%d bloggers like this: