Cakrawala News
Portal Berita Online

Pastikan Lancar dan Prokes, Forkopimda Kabupaten Madiun Tinjau Pelaksanaan Pilkades Serentak

0

Madiun, Cakrawala.co – Sebanyak 143 desa, di 15 Kecamatan di  wilayah Kabupaten Madiun mulai melakukan pungut hitung suara Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak, Senin (20/12/2021).

Memastikan pilkades serentak berjalan lancar dan aman serta menerapkan disiplin protokol kesehatan, Bupati Madiun Ahmad Dawami, Kapolres Madiun AKBP Jury Leonard Siahaan dan Pasiops Kodim 0803/Madiun Kapten Arm Ragil Nur Cahyo, meninjau langsung beberapa tempat pemungutan suara (TPS) di beberapa Kecamatan.

Semua Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ditinjau Forkopimda, terpantau telah menerapkan protokol kesehatan ketat. Disebutkan Bupati, mulai dari penyediaan tempat cuci tangan dan hand sanitizer, pemberian sarung tangan sekali pakai serta mengatur kedatangan pemilih, sehingga tidak sampai terjadi kerumunan.

Bupati Madiun, Ahmad Dawami dan Kapolres Madiun, AKBP Jury Leonard Siahaan saat meninjau TPS pertama di Desa Sumberbening, Kecamatan Balerejo

TPS pertama yang ditinjau Forkopimda adalah Desa Sumberbening Kecamatan Balerejo, selanjutnya rombongan meninjau TPS lain diantaranya, Desa Purwoasri Kecamatan Wonoasri, Desa Nglanduk Kecamatan Wungu, Desa Kincang Wetan dan Teguhan Kecamatan Jiwan, Desa Bakur Kecamatan Sawahan dan Desa Dimong Kecamatan Madiun.

Dikatakan Bupati yang akrab disapa Kaji Mbing ini, beberapa TPS memiliki hasil yang memuaskan. Artinya, partisipasi masyarakat yang ada dalam Pilkades juga tinggi, bahkan ada yang sudah mencapai 80 persen. Diharapkan, usai pelaksanaan Pilkades, Kabupaten Madiun tetap berada di posisi level satu PPKM. Hal ini didukung dengan adanya gerai vaksinasi covid-19 di beberapa TPS, dimana angka capaian vaksinasinya tergolong rendah.

Bupati Madiun dan rombongan mengecek TPS kedua di Desa Purwosari, Kecamatan Wonoasri

“Sarana dan prasarananya cukup dan ada juga yang local wisdom, untuk standar operasional prosedur (SOP) sudah sesuai. Usai pencoblosan tinta tidak dicelupkan namun diteteskan. Kemudian setelah keluar dari TPS, ada gerai vaksinasi di tempat yang memiliki capaian vaksinasi rendah. Kita optimis, mudah-mudahan usai pilkades maka capaian vaksinasi akan naik,” ujar Kaji Mbing, usai meninjau TPS.

Sementara itu, salah seorang warga Desa Sumberbening, Kecamatan Balerejo, Purnito (58), mengaku siap menerima hasil keputusan pungut hitung pilkades di desanya. Menurutnya, siapapun yang terpilih menjadi kepala desa diharapkan bisa membawa kemajuan, serta situasi tetap aman dan kondusif usai pilkades nanti.

Bupati Madiun memeriksa bilik suara di TPS Desa Nglanduk, Kecamatan Wungu

Terkait penerapan protokol kesehatan, Purnito menyebut kesadaran masyarakat sudah sangat baik. Apalagi menurutnya, semenjak ada virus covid-19 varian omicron yang masuk ke Indonesia, ia dan masyarakat yang lainnya semakin ketat melindungi diri dari kemungkinan paparan covid-19.

“Yang penting setelah pilkades nggak ada huru-hara. Karena warga sudah sepakat, siapapun nanti kades terpilihnya, semoga bisa amanah, bisa membawa Desa Sumberbening lebih maju, lebih aman, lebih kondusif dan lebih baik,” kata Purnito. (Ayu)

Leave A Reply

Your email address will not be published.