Cakrawala News
Portal Berita Online

Pasca Putusan MA, BKD Segera Proses Pengembalian Jabatan Andhy Hendro Wijoyo sebagai Sekda Gresik

0 1,505

GRESIK, CAKRAWALA.CO – Sebagaimana diberitakan, Mahkamah Agung (MA menolak kasasi oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Gresik terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi pemotongan dana insentif pegawai Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Gresik yang melibatkan Andhy Hendro Wijaya Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik non aktif.

Dikonfirmasi mengenai hal ini, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Gresik, Nadlif mengaku telah mengirim surat ke Kejaksaan Negeri Gresik untuk meminta salinan putusan Mahkamah Agung (MA) yang telah menolak kasasi JPU. “Saya langsung koordinasi dengan Pak Bupati (Sambari Halim Radianto) untuk menindaklanjuti putusan MA,” kata Nadlif, Selasa (17/11/2020).

Tegasnya lanjut Nadlif, jika pihaknya telah menerima salinan putusan MA ia akan segera mengembalikan seluruh hak dan termasuk mengembalikan jabatanya sebagai Sekda.

ads bukopin

“Ya akan dikembalikan seluruh haknya. Termasuk jabatannya selaku Sekda yang sebelumnya di non aktifkan. Tentu kita sudah koordinasi dengan Pak Bupati. Kita tunggu saja surat salinan semoga segera turun dan bisa kita segera proses,” pungkasnya.

Sementara itu kuasa Hukum Andhy, Hariyadi mengatakan, kliennya terbukti tidak melakukan dugaan tindak pidana seperti yang didakwakan, yaitu pemotongan dana insentif pegawai Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) pada 2018 silam.

“Dengan ditolaknya kasasi jaksa, hasil putusan pengadilan tingkat pertama yang diakui,” ujarnya.

Dengan demikian, Hariyadi melanjutkan, Andhy wajib diaktifkan kembali menjadi Sekda Gresik. “Mengacu pada SK Bupati yang memberhentikan klien kami dari PNS, karena kini sudah inkracht, wajib diangkat kembali menjadi Sekda,” tegas Hariyadi.

Secara pribadi, Mohammad Qosim Wakil Bupati Gresik non aktif, menyambut gembira atas bebasnya Andhy Hendro Wijaya, alasanya Andhy adalah pejabat yang memiliki integritas yang tinggi. Menurut pria yang kini sebagai Calon Bupati Gresik ini mengakui jika Andhy adalah pejabat eselon ll termuda dan terbaik saat ini.

“Gresik masih butuh sangat butuh sosok Pak Andhy. Beliau memiliki kemampuan komunikasi dan memiliki integritas yang tinggi. Pak Andy itu orangnya tegas. Dan apa yang saya pikirkan terjawab sudah. Saya yakin pak Bupati akan segera mengembalikan hak-hak Pak Andhy karena putusan MA adalah putusan tertinggi yang harus ditaati semua pihak,” ujar Qosim.

Ia berharap agar pemerintah segera menerima salinan putusan Mahkamah Agung (MA) agar segera bisa memproses hak-haknya Andhy sebagai PNS dan sekaligus sebagai Sekda. “Saya secara pribadi sangat mendukung Pak Andhy agar segera kembali ke jabatan semula. Karena memang itu sudah menjadi haknya Pak Andhy,” pungkasnya.

Sebelumnya, usai Kejari Gresik menetapkan Andhy menjadi tersangka Bupati mengeluarkan SK bernomor 884/04/437.73/Kep/2020 tentang pemberhentian sementara Andhy dari PNS. Dengan SK tersebut status Andhy menjadi Sekda Gresik non aktif yang diembannya sejak Januari 2019. (Zen)

Leave A Reply

Your email address will not be published.