Cakrawala News
Portal Berita Online
ads riau 2

Pasca Pemukulan, Warga dan Bos Limbah PT. SBI Saling Lapor Polisi

0 388

BOGOR JABAR CAKRAWALA.CO – Kasus pengaiayaan yang dilakukan oleh bos limbah PT Sinar Banten Indonesia (SBI) kepada warga Desa Gunung Putri, Kabupaten Bogor saat sedang mancing ikan dilokasi pemancingan Villa Permata Mas. Berujung saling lapor kepihak kepolisian.

Sebelumnya Apoy Subekti warga Desa Gunung Putri, Kabupaten Bogor dianiaya oleh bos limbah PT.SBI dilokasi pemancingan, akibat kejadian tersebut korban melapor kepihak kepolisian Polsek Gunung Putri.

Menanggapi hal tersebut, Gugun Bos Limbah PT.SBI membatah dirinya melakukan penganiayaan kepada korban bernama Apoy Subekti warga Desa Gunung Putri. “Saya tidak melakukaan penganiayaan kepada Apoy tapi hanya mendorong saja,”ucapnya.

Dirinya berdalih kedatangannya ke lokasi pemancingan hanya sekedar memancing, namun saat dilokasi dirinya melihat Apoy Subekti hingga terjadilah adu mulut.

“Saya bukan marah-marah namun hanya menegor Apoy, kenapa bisa mencemarkan nama saya hingga sampai ke Kabupaten, bahkan nasional,”dalihnya

Gugun mengaku akan membuat laporan kepolisian terkait hal serupa. “Saya juga akan buat laporan pencemaran, saya juga siap bila mana ada pemanggilan kepolisian,”katanya.

Sementara itu Kepolisian Sektor Gunung Putri mengakui telah menerima laporan warga terkait dugaan pemukulan yang di lakukan oleh orang berinial GG saat sedang mancing.

Laporan tersebut dibuat oleh korban bernama Apoy Subekti, Warga Desa Gunung Putri, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.bernomor STPL/B/515/VI/2021/JBR/RES BGR/SEK GN.PUTRI laporan tersebut dibuat pada tanggal 06 Juni 2021 yang ditangani oleh Tim II (Dua) Unit Reskrim Polsek Gunung Putri.

“Laporan sudah ada ke kantor Polsek Gunung Putri, dugaan akibat penganiayaan,”ungkap Kanit Reskrim Polsek Gunung Putri IPTU Didin Komarudin.

Atas laporan tersebut, pihaknya akan melakukan pemanggilan beberapa saksi. “Nanti akan ada pemanggilan terlapornya, dan saksi saksi,”jelasnya.

Dalam kasus ini, termasuk dalam tindak pidana ringan (Tipiring), Didin Menjelaskan pihaknya menurunkan pasal 352. “Untuk sementara masih dalam penyidikan,”tutupnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.