Cakrawala News
Portal Berita Online

Pasar Ikan Modern di Gresik ‘Mangkrak’

0 1,417

GRESIK, CAKRAWALA.CO —Pasar Ikan Modern yang berlokasi di jalan raya Gresik – Lamongan, tepatnya di Desa Banjarsari Kecamatan Cerme sejak awal diprediksi banyak pihak sebagai proyek gagal, karena tidak melalui kajian komprehensif.

Ketua LSM Informasi Dari Rakyat (IDR) mengungkapkan proyek tersebut menelan investasi senilai Rp 59 miliar dengan model kerjasama Build Operate Transfer (BOT) dari PT Lumbung Putra Kalimantan milik Gus Sholeh ini dan kini berakhir mangrak.

“Pasar ikan modern ini awal-awalnya sudah diprediksi bakal gagal. Karena pemerintah tidak melakukan kajian dengan tepat. Makanya kami menganggap proyek ini adalah proyek pencitraan yang gagal,” ungkap Choirul Anam kepada awak media, Senin (30/11).

ads bukopin

Dikatakan Anam, proyek ini menempati lahan milik Pemkab Gresik seluas sekitar 4 hektar di Bunder dan bekerjsama dengan Pemkab Gresik dengan sistem BOT dengan PT Lumbung Putra Kalimantan pada tahun 2016 selama kurang lebih 30 tahun.

“Proyek ini asal diadakan. Karena yang dibutuhkan hanya pencitraan. Buktinya ketika mangkrak ya dibiarkan dan tidak diurus. Artinya tidak ada yang bertanggungjawab dan masyarakat hanya bisa mengolok olok pemerintah karena faktanya memang gagal,” ujar Anam.

Jika proyek pasar modern ini untuk menampung hasil ikan masyarakat Kabupaten Gresik, baik dari pertambakan maupun tangkapan nelayan tidak tepat jika dibangun diwilayah tersebut. Programnya mungkin baik, tetapi tidak tepat karena tidak melakukan fisibility satady (RS) yang tepat.

“Kajianya tidak jelas. Karena tujuan utamanya hanya melanggengkan ego kekuasaan. Sehingga tidak mendengarkan suara masyarakat. Wal hasil ya mangkrak,” tuturnya.

Ironinya proyek ini sudah diresmikan Bupati Sambari Halim Radianto. Targetnya 186 stan. Sejumlah masyarakat pun yang membeli stand terpaksa hengkang karena tak ada orang yang datang untuk membeli.

“Sebutanya apa kalau bukan mangkrak,” pungkasnya. (Zen)

Leave A Reply

Your email address will not be published.