Cakrawala News
Portal Berita Online

Pasangan JHOSUA Simbol Persatuan Masyarakat Papua

22

JAYAPURA, CAKRAWALA.CO,- Deklarasi Pasangan John Wempi Wetipo (Bupati Jayawijaya) dengan Habel Melkias Suwae (HMS)  di Wamena Senin (8/1/2018) seperti bersatunya dua komunitas yang menjadi kuat. Yakni komunitas pegunungan dan pesisir utara Papua.

Wempi berharap duet ini dapat merubah diskriminasi di antara orang Papua, yaitu orang Pesisir dan orang gunung, termasuk istilah orang Papua dan orang pendatang.
“Kedepan tak boleh lagi ada istilah dikotomi antara orang Papua dan pendatang termasuk orang pantai dan orang gunung. Tapi, kita harus bersatu dan mengatakan, kita, dia dan mereka adalah orang Papua dan Indonesia,” ujarnya.

Walau JOSHUA hanya di dukung oleh dua partai dan petahana yang menjadi lawannya memiliki 10 partai pendukung, tak membuat mereka berdua gentar. “Kami hanya dua partai (PDIP dan Gerindra) ditambah Perindo, tetapi kami memiliki pasukan atau penumpangnya yang hebat-hebat,” tegasnya.

ads bukopin

Sementara itu, Bakal Calon Wakil Gubernur Papua, Habel Melkias Suwae mengungkapkan, deklarasi JOSHUA (JWW-HMS) di Kota Wamena, jantungnya Papua ini merupakan sejarah besar bagi dua partai besar di Indonesia.

Habel yang pernah menjabat dua periode menjabat Bupati Jayapura itu menjelaskan hal yang sama tentang pinangan yang diterimanya dari JWW, lantaran masih ingin menyumbangkan, tenaga, ide, pikiran dan gagasan membangun Papua.

“Semua orang di Papua ini tahu, kalau dulu kami tak saling berhadapan. Tetapi, perbedaan itu hari ini telah berakhir, sebab kami menjadikannya sebagai alat pemersatu demi kepentingan masyarakat Papua,” lugasnya.

Ketua DPW Partai Perindo di Papua itu menyampaikan, rasa haru yang tak terhingga, ketika John Wempi Wetipo mengungkapkan kepada keluarga, partai pengusung bahwa ia kini menjadi bagian hidupnya. “Ketika tadi kami dijamu di kediaman bapak Wempi, beliau sampaikan HMS adalah bagian dari hidup JWW. Sebagai keluarga dari masyarakat di lembah ini, dengan kerendahan hati sata ucapkan terima kasih,” pungkasnya.

Melalui konsep pembangunan “Papua Cerdas” yang sudah dua tahun belakangan ini di dengungkan Wempi, lanjut Habel, ia berkeyakinan Papua kedepannya akan lebih maju, khususnya memberdayakan masyarakat dan sumber daya alam yang ada.

“Sudah waktunya untuk kita bersatu, jangan lagi katakan siapa kamu, siapa kami, tetapi kau, kami dan kita, bersama-sama membangun Papua ini dengan baik. Apalagi, seluruh suku bangsa ada di Indonesia dari Sabang-Merauke, jadi tak boleh lagi ada perbedaan diantara kita,” ungkap pria yang pernah mendapat gelar bapak pemberdayaan masyarakat kampung ketika menjabat Bupati di Jayapura. (NugMTP)

 

Comments are closed.