Cakrawala News
Portal Berita Online

Senadi Harjo, Pemkab Seharusnya Menurunkan Tim dari BPN

0 400

SIDOARJO, CAKRAWALA.CO – Pengelolaan Lahan parkir di Desa Sebani, Kecamatan Tarik, tepatnya di belakang PT Tjiwi kimia, Sebelumnya dikelola oleh perorangan yakni Adi Mursito (AM)  yang juga Mantan Kades Sebani, dan sudah berjalan puluhan tahun.

Menurut salah satu Masyarakat Desa Sebani, yang namamnya tidak mau disebutkan. Bahwa selama itu, diduga kuat dana hasil pengelolaan lahan parkir itu dikuasai dan untuk kepentingan sendiri. Padahal, menurut beberapa tokoh masyarakat setempat, Lahan parkir itu merupakan Tanah Kas Desa (TKD) Sebani yang tentunya hasilnya seharusnya untuk pembangunan Desa dan untuk kesejahteraan masyarakat desa.

“seingatnya tanah itu dulu ada dari sisi barat ke timur yang terdiri tanah jalan, rel kereta lori, tanah TKD, terus tanah gogol milik petani. Sehingga kalau ada seseorang yang mengaku punya tanah sawah di pinggir barat berasal dari tanah sawah gogol itu aneh dan perlu dipertanyakan. Semestinya tanah gogol tersebut berada di timur tanah TKD,” Ungkap warga, kepada cakrawala.co, Rabu 20 Oktober 2021.

Masih katanya bahwa tanah TKD itu pernah di tukar guling sebagian, sehingga sebelah barat masih ada tanah sisa TKD yang berdampingan dengan tanah bekas rel lori dan jalan, selebihnya saya kurang tahu” jelasnya

Dalam hal ini, Pihak Pemdes Sebani merasa berhak mengelola Lahan parkir tersebut dan dijadikan sebagai sumber lain PAD, yang sudah di Musdeskan pada 25 September lalu.

Sementara mantan Kades Sebani AM, saat ditemui hanya mengatakan bahwa masih dalam proses dan belum clear. untuk status tanah tersebut sudah bersertifikat. lahan parkir bukan diambil alih pihak Desa, tetapi di segel. Karena masih dalam proses, sementara Parkiran masih dihentikan sampai semuanya clear” ucapnya

Senadi Harjo, tokoh Wong Cilik Sidoarjo menilai, Sengketa Lahan Parkir, Antara Pemdes Sebani dengan AM Mantan Kades Sebani, dalam menertibkan Lahan Parkir untuk di kelola Bumdes, bukan hanya menjadi permasalahan Pemdes Sebani.

Ini tentunya juga merupakan permasalahan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo yang harus secepatnya menanggapi. Pemkab harus segera menurunkan tim dari BPN guna memastikan patok-patok vital, patok antara batas desa, TKD dan patok per- ancer petani gogol. Supaya tidak terjadi saling klaim, apalagi di lokasi tersebut tanahnya sudah bersertifikat. Sehingga saat tim dari BPN turun dan mengukur batas-batas tanah serta hak milik petani gogol, maka permasalahan sengketa itu akan selesai dengan sendirinya” terangnya 20 September 2021

tanah gogol bisa di fungsikan kembali sebagai tanah pertanian karena status tanah sudah jelas dan Lahan parkir bisa dikelola Pemdes,” tutupnya. (Wiwit)

Leave A Reply

Your email address will not be published.