Cakrawala News
Portal Berita Online

Para Jukir di Kota Palangkaraya Berbagi Kasih di Momen Natal dan Tahun Baru

PALANGKARAYA KALTENG CAKRAWALA.CO – Mendekati Natal dan Tahun Baru 2019, dimana kebutuhan hidup semakin meningkat dan bahkan masih banyak kebutuhan-kebutuhan yang lainnya belum terpenuhi bagi sebagian orang yang hidup kurang berkecukupan.

Pemilik lahan parkir yang berada sekitar di jalan G.Obos Kota Palangkaraya, Kalteng  M.Enrico Hamlizar Tulis (Rico) membagikan tali asih kepada sahabat-sahabatnya selaku Juru Parkir (Jukir) yang setiap harinya membantu dan mengatur parkir baik dipinggir jalan maupun dilokasi sarana rumah makan, resto dan karaoke yang dikelolanya.

Menurut Rico cara kerja para Jukir rekan-rekannya cukup bagus dan  layak  diacungkan jempol karena mereka tidak mengenal panas,  hujan dan bahkan cacian pun sering dilontarkan oleh pengemudi mobil jika salah memberi kode.

“mereka juga sering tidak di bayar oleh pengemudi mobil setelah diatur untuk keluar dan sipengemudi pun langsung tancap gas. Itulah kehidupan sahabat kami para jukir dimana mereka bekerja dengan ikhlas sekalipun pekerjaan jukir belum menjamin kehidupan rumah tangga mereka.”kata Rico disela-sela penyerahan bantuan tersebut, Selasa (24/12/2019).

Ia menyatakan ada sedikit rejeki yang senagaja disisihkan untuk  berbagi kasih buat saudaranya yang kebetulan merayakan natal.

“jangan pandang nilainya tapi rasa kebersamaan yang kita miliki itulah arti sebuah rasa kasih sayang dengan saudara saya yang mungkin setiap harinya belum tentu bisa sebahagia hari natal.”ungkapnya.

Deni mewakili para Jukir menyampaikan ucapan terima kasih kepada  Rico yang setiap tahun selalu berbagi tali asih guna bisa berbagi  kebahagiaan buat saudaranya sesama para Jukir.

“Selain ucapan terimakasih kepada pak Rico, saya juga menghimbau kepada para pelanggan parkir, kiranya untuk bisa membayar parkir yang hanya dua ribu rupiah untuk motor dan tiga rupiah untuk mobil.”ujarnya.

Deni juga meminta agar para pengguna lahar parkir untuk membayar tersebut tidak usah mencari banyak alasan dengan mempertanyakan ijinnya,

“cari karcis serta membayar dengan uang besar, sisihkan uang kecil setiap mau bepergian biar ada hak jatah parkir. Kami punya ijin  dari perhubungan sesuai id card yang dimiliki, bayar pajak dikantor retribusi pajak daerah kota Palangkaraya jadi tidak mungkin kami parkir yang ilegal,” ungkap Deni.

Jika tidak membayar lanjut Deni tidak usah cari alasan yang macam-macam dengan mengaku  pejabatlah, bilang saya yang membuat aturan parkir lah,

“cukup  bilang saja tidak ada duit kecil kami akan persilahkan untuk jalan. Kami disini sama seperti anda cari rejeki untuk hidup anak dan istri, kami ingin merayakan natal bersama juga,” ungkap Deni yang membantu mewakili para jukir di jalur G.Obos Kota Palangkaraya itu.*** ( Tim )

%d bloggers like this: