Cakrawala News
Portal Berita Online

Panji Carnival 2019 Menampilkan Keanekaragaman Busana Unik & Kreatif

0 70

SIDOARJO, CAKRAWALA.CO-Panji Carnival 2019, Desa Siwalanpanji, Kecamatan Buduran, mendapat apresiasi dari berbagai pihak dikarenakan sukses menampilkan keunikan busana dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. Seperti tema kegiatan Menyatukan Keanekaragaman Budaya dan Etnik Dalam Kebersamaan.

Di ikuti 40 peserta mulai dari tingkat Rukun Tetangga (RT) hingga perwakilan dari SMP, SMA dan Mahasiswa berlomba-lomba menjadi yang kreatif serta unik, Minggu 25 Agustus 2019.

“Sangat membangakan, tingkat desa aja sudah bisa melaksanakan carnival yang begitu meriah seperti ini,” tutur Camat Buduran Sentot Kunmardianto yang mengapresiasi kegiatan tersebut.

Peserta melewati panggung kehormatan menampilan tarian budaya kerajaan. (Foto/Win)

Masih dikatakan Sentot, di wilayah Kecamatan Buduruan ada 15 Desa. Dan baru desa Siwalanpanji yang menampilkan kegiatan budaya yang menarik, unik serta meriah tidak hanya diikuti para warga juga diikuti dari pelajar hingga mahasiswa.

“Banyak peserta dari warga menampilkan ikon-ikon unik dalam busananya banyak yang bagus, bisa diusulkan lomba ke tingkat Kabupaten. Akan kita inventerisasi mana-mana yang layak kita lombahkan di tingkat Kabupaten,” ucapnya.

Apresiasi juga diucapkan dari Henny warga tetangga desa yang melihat kegiatan Panji Carnival dengan putrinya yang masih balita. “Cantik-cantik pesertanya kostumnya kreatif dan unik ada yang menampilkan tema kerajaan dan budaya yang ada di Indonesia,” katanya.

Kades Siwalanpanji dan Bu Kades (bu Titik), ikut serta menggunakan busana Raja dan Permaisuri dari negeri kahyangan. (Foto/Win)

Sementara itu Kepala Desa, Siwalanpanji Achmad Choiron menjelaskan sukses tidaknya kegiatan Panji Carnival 2019 ini tak lain karena kompak dan guyubnya warga dan dukungan dari para pelajar dan mahasiswa yang menjadi peserta acara.

“Saya mengucapkan terima kasih dan bersyukur bahwa seluruh masyarakat mengorbankan waktu dan biaya dalam mensukseskan acara ini. Pihak desa hanya memberikan subsidi Rp 400 ribu saja, namun kita liat para peserta tampil total dengan design busana yang beranekaragam,” tutur Kades yang sudah menjabat selama dua priode ini. (win)

Leave A Reply

Your email address will not be published.