Cakrawala News
Portal Berita Online

Pangdam III Siliwangi Akan Beri Sangsi Anggota TNI Yang Tidak Netral di Pilkada

0 160

CIANJUR,CAKRAWALA.CO – Prajurit TNI sampai saat ini memegang teguh netralitas dalam Pilkada di Provinsi Jabar. Bahkan 100 persen anggota TNI tidak akan memberikan dukungan kepada pasangan calon Bupati/Wakil Bupati yang berlaga pada Pemilihan Kepala Daerah di Provinsi Jabar. Namun, Jika melanggar akan diberi sanksi yang tegas.

Demikian hal tersebut ditegaskan Panglima Kodam III/Siliwangi, Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto S.I.P, M.M, Q.I.A, dalam sambutannya pada kunjungan kerja Forkopimda ke KPU Cianjur, di salah satu hotel di Cianjur, Jumat (4/12/20).

Hadir dalam acara tersebut, Kapolda Jabar, Irjen Pol Ahmad Dofiri, Kabinda Jabar, Brigjen TNI Dedi Agus P, Kajati Jabar, Ade Eddy Adhyaksa, S.H, Ketua KPU Prov Jabar, Ketua Bawaslu Prov Jabar, Pjs Bupati Cianjur, Dandim 0608/Cianjur, Kapolres Cianjur, Ketua KPU Kabupaten Cianjur, Ketua Bawaslu Kabupaten Cianjur.

ads bukopin

Dalam rangka silaturahmi dengan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Cianjur Tahun 2020 itu, Panglima Kodam III/Siliwangi menjelaskan, tingkat kerawanan dalam Pilkada ada tiga faktor yang mempengaruhinya, yaitu  profesionalisme KPUD dalam menyelenggarakannya,  profesionalitas Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), serta unsur peserta Pilkada. Sedangkan khusus dengan peserta Pilkada banyak dipengaruhi oleh sikap fanatik dari kader Parpol, simpatisan, ormas, serta kecenderungan tidak netralnya ASN.

“Hari ini saya beserta jajaran dari Kodam III/Siliwangi bagian dari komponen negara di bidang Pertahanan dan Keamanan, khususnya di wilayah Kodam III/Siliwangi ingin menjalin silaturahmi dengan jajaran KPUD dan para paslon peserta Pilkada Kabupaten Cianjur, sekaligus sharing terkait berbagai hal permasalahan yang mungkin bisa menjadi faktor penghambat keberhasilan pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Cianjur,” jelasnya Jendral Bintang dua itu.

Dikatakan Pangdam, pihak mengajak masyarakat Cianjur, khususnya para pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Cianjur, untuk memberikan pendidikan politik kepada pendukungnya serta bersama-sama untuk menciptakan wilayah Kabupaten Cianjur aman dan kondusif.

“Sehingga pelaksanaan Pilkada akan berlangsung dengan aman, damai, suskses tanpa ekses, serta berkualitas,” harapnya.

Panglima juga meminta, KPUD dan Bawaslu Cianjur agar terus mensosialisasikan serta terus mendisiplinkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan selama pelaksanaan pencoblosan.

“Hal ini penting dilakukan, mengingat pandemi Covid-19 saat ini masih belum teratasi sepenuhnya sekaligus menghindari munculnya klaster baru Covid-19,” tegasnya.

Pangdam III foto bersama usai silaturahmi dengan Forkopimda Jabar

Sementara itu, Dandim 0608/Cianjur, Letkol (Kav) Ricky Arinuryadi S.H., M.M menambahkan, dirinya menjamin seluruh prajurit di lingkungan Kodim 0608/Cianjur tetap bersikap netral. Bahkan, anggotanya juga sudah disiapkan untuk membantu pengamanan dalam pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Cianjur yang akan digelar pada 9 Desember mendatang.

Dikatakan Dandim, dirinya memberi garansi dan menjamin seluruh prajurit di lingkungan Kodim 0608/Cianjur netral dalam Pilkada Cianjur 2020. Bahkan, pihaknya juga membantu Polres dan Pemkab Cianjur dalam mengamankan pelaksanaan Pilkada Cianjur,” kata orang nomor satu di jajaran Kodim itu .

Ricky juga menegaskan, dirinya juga tak segan untuk memberikan sanksi pada prajurit Kodim 0608/Cianjur yang terbukti tidak netral dalam pemilihan kepala daerah serentak nanti. “Jika memang ada yang terbukti, tak netral. Tentunya ada sanksi tegas, sesuai aturan yang ditetapkan,” tegasnya.

“Mari kita bersama sama ikut mengawal proses pesta Demokrasi di Kabupaten Cianjur, sehingga bisa berjalan lancar dan aman. Demi menjaga keutuhan bangsa dan negara. Mari bersama kawal proses demokrasi ini agar berjalan lancar dan aman,”tegas Dandim Cianjur yang murah senyum itu.***()

 

Editor : d_hen)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.