Cakrawala News
Portal Berita Online

Panen Padi Perdana, Gubernur Kalteng Serahkan Asuransi Kelompok Tani di Kawasan Food Estate

0 222

PALANGKARAYA KALTENG CAKRAWALA.CO  – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Sugianto Sabran menghadiri kegiatan panen padi perdana di kawasan Food Estate di Desa Gadabung, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau, Rabu (10/2/2021).

Bersama Menteri Pertanian Republik Indonesia (RI) H Syahrul Yasin Limpo didampingi Direktur Jenderal (Dirjen) Tanaman Pangan Suwandi, Dirjen Perkebunan Kasi Subagyono dan Dirjen Sarana Prasarana Pertanian Sarwo Edy dengan luas areal lahan panen perdana 1.205 hektare dengan Padi Inbrida dan Hibrida Varietas Unggul Baru.

Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran sangat mengapresiasi dukungan dari Menteri Pertanian dan jajaran pada panen perdana tersebut.

“Secara keseluruhan, program Food Estate di Kalteng Tahun 2020 berjalan cukup baik dan lancar. Total tanaman padi yang sudah terpanen seluas 2.875 hektare dari total yang sudah tertanam seluas 18.879 hektare,” ungkapnya.

Gubernur Kalteng dan para Pejabat lainnya saat berjalan di pematang sawah, foto HT

Diakui Gubernur, dirinya bersama Kapolda dan Danrem pada hari Selasa, 2 Februari 2021 lalu telah meninjau langsung di empat titik lokasi di Kabupaten Pulang Pisau, Kapuas dan Gunung Mas dan hasilnya cukup bagus.

“Kalaupun terdapat kekurangan, kelemahan dalam setiap pelaksanaan program kegiatan tentunya ada di sana sini dan hal yang demikian itulah yang akan kita jadikan dasar untuk memperbaiki, saling melengkapi dalam kebersamaan dan dengan tetap menanamkan niat yang tulus demi pembangunan Kalimantan Tengah yang merupakan bagian dari Ketahanan Pangan Nasional,” tambah gubernur

Pada kesempatan tersebut juga diserahkan secara simbolis Klaim Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) masa tanam tahun 2020 oleh Menteri Pertanian kepada 4 Kelompok Tani di Desa Tahai Jaya, Kabupaten Pulang Pisau, senilai Rp361.416.000 dengan Luasan kerusakan 88,8 hektare.

Hal tersebut dapat dijadikan contoh bagi para kelompok tani yang terdaftar dalam asuransi, tidak akan merugi sekalipun terjadi gagal panen akibat serangan hama penyakit, puso ataupun kekeringan.

Kedepan gubernur mengharapkan, akan lebih baik dan sempurna sehingga mampu memenuhi kedaulatan pangan terutama beras dan mampu menyumbang peningkatan produksi beras Nasional.***HT

Leave A Reply

Your email address will not be published.