Cakrawala News
Portal Berita Online

Pandemi Menghadirkan Dunia Baru dan Kesempatan Tanpa Batas

0 149


KABUPATEN BOGOR JABAR CAKRAWALA.CO – Di masa sekarang ini, kita sedang mengalami pandemi di mana setiap aktivitas fisik dibatasi. Sisi positifnya, fenomena pandemi ini mendukung percepatan kemajuan teknologi dan mendorong kehidupan kita untuk beraktivitas secara online.

Efek dari pandemi itu sendiri menghadirkan dunia baru dan kesempatan tanpa batas. Dalam artian, tidak dibatasi lagi oleh jarak. Pandemi juga memberikan peluang baru untuk berkembang. Klemens Rahardja, Founder the Entrepreneurs Society mengatakan bahwa pandemi mengubah 3 cara kita, yakni bekerja, berinteraksi, dan bertransaksi dari konvensional menjadi online.

“Di setiap krisis pasti ada peluang. Karena itu, belajar untuk beradaptasi. Adaptasi saat ini yaitu percepatan dan percepatan ini mau tidak mau harus terjadi dan harus diterima oleh semua aspek masyarakat agar tidak ketinggalan,” ujar Klemens, saat menjadi pembicara dalam Webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (29/7/2021).

Dalam paparan Klemens, data pengguna internet di Indonesia yang terus meningkat memberikan peluang besar kepada seseorang untuk mulai mencoba bisnis. Tingginya pengguna juga mengubah tren konsumen yang ada. Pemikiran positif dan solutif diperlukan di masa ini agar setiap individunya tetap berkembang.
Percepatan teknologi era digitalisasi ini pun memunculkan pekerjaan-pekerjaan dan skills baru. Klemens menyampaikan, skills yang dibutuhkan salah satunya problem solving yang mengharuskan kita berpikir kritis, analitis, kreatif, dan inisiatif. Seorang individu harus menguasai lebih dari satu digital skills dan mau untuk terus belajar hal-hal baru.

“Tren pekerjaan yang akan terjadi mungkin karyawan tetap akan berkurang karena digantikan oleh freelance dan outsource. Akan banyak orang yang kerja dengan remote working,” terangnya.
Nantinya juga akan banyak pekerjaan yang membutuhkan skill praktis, seperti copywriting, online adveritsing, tim kreatif, programmer, project engineer. Di samping skills praktis, skill pengoperasian sistem otomasi perusahaan juga penting. Misalnya, pekerja yang bisa mengoperasikan sistem Customer Relatinship Management (CRM) itu dari tim sales. Ini semua akan dibutuhkan dan orang-orang yang bisa mengoperasikan ini akan berkembang. Meskipun di masa mendatang ada mesin-mesin baru, sistem pengoperasiannya tetap membutuhkan manusia.
Jadi, yang bisa dilakukan di masa mendatang dan juga sebagai upaya penambahan pendapatan ialah freelance desain grafis, online content creator, vlogger, copywriter, tutor online, admin online, dan sebagainya. Jika dilihat sebagai industri juga, teknologi informasi itu meningkat perkembangan dan trennya.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (29/7/2021) juga menghadirkan pembicara, Intan Maharani (COO Positivibe), Reza Hidayat (CEO OREIMA FILMS), Firzie A. Idris (Asisten Editor Kompas.com), dan Nyimas Indriana.
Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.***red

Leave A Reply

Your email address will not be published.